Overview Hari Keenam Djarum Sirnas Bulutangkis Regional III Tegal

18/07/2010

Oleh: Mahdi Manshuri

Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulutangkis Regional III yang berlangsung di Tegal merupakan seri ke-enam dari sembilan seri Djarum Sirnas Bulutangkis 2010.

Setelah melalui babak penyisihan dari Senin (12/7), akhirnya partai puncak pun tersaji Sabtu (17/7). Partai puncak digelar mulai pukul 14.00,

Pecinta bulutangkis di Kota Bahari mulai berangsur memenuhi GOR Sinar Mutiara. Sorak sorai penonton pun mengiringi sabetan raket para atlet-atlet terbaik yang berebut tempat tertinggi di kejuaraan yang memberikan hadiah total Rp 165.000.000 ini.

Antusias masyarakat Tegal terhadap ajang bulutangkis Djarum Sirnas ini begitu besar. Sebut saja Juwadi, Bapak tiga anak ini berasal dari Brebes, sebuah kabupaten yang bersebelahan dengan Tegal. Sekitar satu jam jarak yang harus ditempuh Juwadi demi menonton. Sejak hari pertama, sudah empat kali pria 45 tahun ini datang menyaksikan Djarum Sirnas Bulutangkis.

“Sebenarnya saya berharap di partai final, Tommy bermain, tapi sayang dia cedera” harap Juwadi menyebut jagoannya Tommy Sugiarto.

GOR Sinar Mutiara yang berkapasitas sekitar 500 orang hampir terisi lebih dari 800 orang. Bisa dibayangkan bagaimana panasnya suhu di dalam gedung. Namun semua penonton tetap bersemangat berdesak-desakan, bahkan harus rela duduk di tepi papan iklan untuk menyaksikan aksi dari para atlet terbaik bulutangkis masa depan Indonesia.

Pelatnas benar-benar merajalela di Djarum Sirnas Bulutangkis kali ini. di semua partai final,diisi pemain-pemain dari Cipayung.

Di final pertama, nomor favorit tunggal putra. Senatria akhirnya bisa meraih gelar juara untuk kali pertama setelah mampu menekuk atlet Pelatnas Pandu Dewantoro dua game langsung. 21-14 dan 21-13. Kekalahan Pandu sedikit mengurangi superioritas atlet-altet Pelatnas di Tegal. Bagi Senatria sendiri, kemenangan ini merupakan kado terindah untuk ulang tahun ke-22 yang jatuh besok, 31 mendatang.

Di nomor tunggal putri, Rizki Amelia Pradipta mampu memupus rekor kemenangan tunggal putri Pb. Djarum sejak Djarum Sirnas Bulutangkis di Balikpapan. Rizki menang straight game, 21-14 dan 21-6 atas unggulan pertama Maria Elfira Christina.

Kembali Pelatnas menunjukkan tajinya. Di sektor ganda putri, dua finalis berasal dari Pelatnas. pasangan Ayu Rahmasari dan Dwi Agustiawati harus menghadapi juniornya pasangan Gebby Ristiyani danTiara Rosalia Nuraidah. Namun pasangan Gebby/Tiara yang berhasil bermain baik berhasil memenangi partai final guna meraih gelar pertama mereka. Gebby/Tiara menang 21-17, 25-23. Khusus bagi Gebby, kemenangan juga diraih sang kekasih, Senatria yang memenangi nomor tunggal putra.

Selanjutnya partai final menampilkan nomor ganda putra. Di sektor ini, Pelatnas malah telah memastikan gelar sejak di semifinal karena keempat semifinalis berasal dari Cipayung. Pasangan Andrei Adistia/Rachmat Ardianto berhasil mengalahkan pasangan Albert Saputra/Rizki Yanu Kresnayandi. Pertandingan ini sendiri berlangsung ketat. Hingga harus ditentukan dengan rubber. Di game ketiga, pasangan Adistia/Ardianto menang 21-15. Di game pertama, Adistia/Ardianto menang  21-18 namun harus menyerah 17-21 di game kedua.

Partai terakhir menampilkan nomor ganda campuran. Di final, pasangan Riky Widianto dan Jena Gozali sanggup menumbangkan unggulan pertama pasangan Tri Kusuma Wardana dan Nadya Melati dua game langsung, 21-18 dan 21-15.

Dengan berakhirnya Djarum Sirnas Bulutangkis Regional III di Tegal, para atlet akan beristirahat sejenak. Karena sebelum bulan Ramadhan, seri ke tujuh Djarum Sirnas Bulutangkis akan di gelar 3-7 Agustus di Denpasar Bali.

Sampai ketemu di Bali.


    to post your comment