Rendra/Tri Kusuma Wardana Kembali Ke Podium Juara

07/08/2010

Oleh: Jimmy

Ganda putra yang berasal dari dua klub berbeda Rendra Wijaya dan Tri Kusuma Wardana akhirnya lahir menjadi juara Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Bulutangkis Regional IX di Bali. Keduanya berhasil menjadi juara setelah memainkan pertandingan yang cukup panjang dengan tiga game.

Rendra yang berasal dari PB Djarum dan Tri Kusuma Wardana yang berasal dari PB Jaya Raya Suryanaga bermain menantang ganda putra Pelatnas, Albert Saputra/Rizki Yanu Kresnayandi.

Di game pertama Rendra/Tri unggul 5-2 di awal pertandingan, tapi kemudian mereke kehilangan 8 angka berturut-turut dan membuat mereka tertinggal 6-10. Setelah interval, mereka tak mampu unguk mengejar ketertinggalan meski sempat mendekati perolehan angka Albert/Rizki di angka 18-20, sebelum akhirnya bertekuk lutut dengan 19-21.

Memasuki game kedua, permainan cepat ala ganda putra pun terjadi, adu drive dan smes pun tak terhindarkan, Rendra/Tri unggul 11-7 di jeda. Setelah jeda, Rendra/Tri sama sekali tidak mengendurkan permainan, mereka terus menggedor pertahanan ganda yang dahulu dibesarkan oleh PB Djarum tersebut, mereka akhirnya menutup game kedua ini dengan 21-18.

Di game ketiga, unggul 2-0 di awal game, tapi mereka malah balik tertinggal 10-11 d interval. Tetapi bola tanggung di depan net yang langsung di sambar oleh Rendra membuat kedudukan imbang di angka 12. Mereka pun memipin tipis 15-14, sebelum meraih empat poin berturut-turut dan berbalik untuk unggul 19-15 sebelum akhirnya mencuri gelar dengan unggul 21-17.

“Game pertama kami masih beradaptasi jadi masih membaca permainan mereka (Albert/Rizki – red), di game kedua baru kami benar-benar bisa bermain lepas dan menekan mereka,”

Ini merupakan gelar kedua mereka di ajang Djarum Sirnas. Mereka berhasil berdiri di podium tertinggi saat mereka tampil bersama di arena Djarum Sirnas Manado yang merupakan rangkain Djarum Sirnas yang kedua pada bulan Maret lalu.

“Yang pasti senang akhirnya bisa kembali menjadi juara di ganda putra,” pungkasnya.

Sementara Pelatnas akhirnya hanya berhasil meraih satu gelar juara melalui tunggal putrinya, Hera Desi Ana Rachmawati, setelah ia berhasil mengalahkan Maria Elfira Christina dengan 21-17 dan 21-11.


    to post your comment