Luar Biasa, Tiket Final Ludes
Pesona Djarum Superliga Badminton Indonesia (SBI) tak kendor, meski even itu sempat vakum empat tahun. Malah pelaksanaan SBI edisi kedua di DBL Arena, Surabaya menuai sukses besar.
Setidaknya jika dilihat dari sisi penjualan tiket. Tiket pertandingan sold out hingga DBL Arena yang berkapasitas 4.000 penonton penuh sesak. Lagipula, pertandingan final putra antara Jaya Raya Suryanaga Surabaya melawan Sangkuriang Graha Sarana (SGS) PLN Sabtu (26/2) malam sangat luar biasa. Predikat juara tak diperoleh SGS dengan mudah. Taufik Hidayat dkk harus menumbangkan Suryanaga dengan skor tipis 3-2.
“Saya tak menyangka penonton begitu luar biasa,” ujar Yoppy Rosimin, direktur liga bulutangkis Indonesia. Yoppy tetap tak bisa menutupi keterkejutannya dengan antusiasme para penonton di babak final. Sebab, pada babak penyisihan penonton masih bisa ditampung di dalam DBL Arena meski selalu ramai dengan pecinta bulutangkis.
Tapi kali ini DBL Arena tak sanggup menampung jumlah calon penonton yang ingin melihat langsung. Padahal tiket final dijual lebih mahal lebih hingga nyaris empat kali lipat dari harga tiket di babak penyisihan. “Saya mohon maaf kepada penonton yang tidak dapat melihat langsung pertandingan. DBL Arena sudah tak cukup lagi,” ujar Yoppy.
Salah satu daya tarik SBI tentu saja kualitas para pemain. SBI kali ini sukses mendatangkan pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei dari Malaysia. Dia bergabung dengan SGS. “Kedatangan saya kemari untuk meningkatkan kualitas superliga. Semoga edisi berikutnya semakin diminati pebulu tangkis asing,” kata Chong Wei.
Para pemain asing yang tampil di superliga juga cukup puas bisa ikut serta pada even berhadiah Rp 1,35 miliar itu. Yao Jie, pebulu tangkis Belanda yang membela Suryanaga, sangat terkesan dengan penonton yang begitu antusias memberikan dukungan saat dia turun ke lapangan. ”Atmosfer persaingannya benar-benar terasa. Saya berjanji akan mengabarkan situasi ini kepada teman-teman saya dan mengajak mereka untuk bersedia ikut superliga di sini,” janji Yao Jie.
Hendry Kurniawan Saputra, pemain asing dari Singapura yang membela SGS juga merasa mendapatkan banyak manfaat dari liga ini. “Saya mendapatkan lawan latih tanding yang lebih baik. Ini sebuah pemanasan yang luar biasa sebelum saya ke All England Maret nanti.
Berita Lainnya
-
11.02.13 12:41
-
11.02.13 12:34
-
11.02.13 12:29
-
11.02.13 12:17
-
10.02.13 14:00











