(Dubai Superseries Final 2016) Saat Para Pebulutangkis Tampil Beda

Luar Arena, Internasional - 14.12.2016 00:34 Oleh: AH
Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir

Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir Ketika Menghadiri Gala Dinner Dubai Superseries Final 2016.

Dubai - Apa jadinya jika para para pebulutangkis papan atas dunia tampil beda dari biasanya? Seperti di acara gala dinner BWF Dubai World Superseries Finals 2016 pada Senin (12/12) malam waktu setempat.

Tentunya mungkin sebagian dari para pecinta bulutangkis di seluruh dunia sudah tahu para idolanya di acara gala dinner tersebut mengenakan pakaian formal, dan tidak mengenakan kaos pertandingan yang berkeringat seperti biasanya. Hal tersebut karena tak sedikit pebulutangkis yang hadir di acara itu langsung mengupload foto keseruan di acara tersebut di akun jejaring sosial media pribadinya.

Pada gala dinner BWF Dubai World Superseries Finals 2016 itu, jajaran pemain dunia tampil cantik dan tampan dengan kostum andalan mereka. Sapuan make up di wajah atlet putri pun bisa membuat mereka tampil tak seperti biasanya.

Untuk gala dinner di Dubai ini kita memang dikasih tahu supaya pakai pakaian rapi dan formal. Seru juga sih. Soalnya jarang-jarang kan lihat atlet bulutangkis tampil kaya gini. Biasanya ketemu di lapangan ya keringetan karena habis main atau latihan,” kata Liliyana Natsir.

(@kevin_sanjaya)

Atlet putra Indonesia pun tak kalah gagah dengan mengenakan kemeja batik. Mereka tampil berbeda, karena kebanyakan atlet putra negara lain, hadir dengan menggunakan setelan jas.

(foto: BWF)

Kita memang sudah janjian dari Jakarta buat pakai batik. Bangga juga rasanya bisa menunjukkan produk asli Indonesia di acara seperti ini. Pakai batik jadinya beda dari yang lain,” ujar Angga Pratama, pemain ganda putra Indonesia.

Selain acara makan malam, pada kesempatan kali ini BWF juga memberikan beberapa penghargaan kepada sejumlah atlet. Diantaranya Lee Chong Wei dan Ayaka Takahashi/Misaki Matsutomo dianugerahkan sebagai pemain putra dan putri terbaik dunia 2016. Serta Lucas Mazur dari Perancis dan Karin Suter Erath asal Swiss, yang menjadi pemain terbaik parabadminton.

Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, beserta empat peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 pun mendapatkan apresiasi dari BWF atas pretasinya tersebut.

Foto Terbaru

Video Terbaru

  • Event Activity : Chris Adcock - Emoji Players at BCA Indonesia Open 2017
  • Event Activity : Gronya Somerville - Emoji Players at BCA Indonesia Open 2017
  • Event Activity : Kirsty Gilmour - Emoji Players at BCA Indonesia Open 2017