Susy Susanti dan Memori Manis Piala Sudirman 1989

Nasional - 19.05.2017 14:39 Oleh: RR
Susy Susanti (foto: BWF Virtual Museum)

Susy Susanti (foto: BWF Virtual Museum)

Piala Sudirman 2017 tinggal menghitung hari. Susy Susanti kembali mewakili Indonesia di ajang beregu campuran paling bergengsi tersebut. Tapi kali ini bukan sebagai pemain, melainkan bertindak sebagai manajer tim Indonesia. Ada sebuah memori manis sekaligus membanggakan antara dirinya dan Piala Sudirman yang hingga kini masih teringat jelas oleh Susy.

Seperti dikutip dari Juara.net, Susy Susanti berbagi pengalaman tak terlupakannya tersebut di partai final Piala Sudirman edisi pertama tahun 1989 yang kala itu digelar di Istora Senayan, Jakarta.

"Waktu itu saya masih 18 tahun dan Indonesia dalam keadaan tertinggal 0-2. Saya pemain ketiga. Di kamar ganti, saya juga ikut tegang. Tapi, saya hanya berpikir harus terus mengejar bola ke mana saja," ujar Susy.

Secara menakjubkan, Susy mampu menang dari lawannya kala itu Lee Young Suk, 10-12, 12-10 dan 11- 0. Meski sempat tertinggal di game pertama, Susy berhasil membalikkan keadaan di game kedua. Susy pun berbagi cerita menarik ketika sedang jeda menuju game penentuannya tersebut.

"Saya juga memanfaatkan lawan yang berlinang air mata pada game ketiga. Saya juga tak tahu kenapa, tapi kabarnya ada sesuatu yang terjadi dengan dia dengan manajernya," tutur Susy.

Ada cerita mengatakan bahwa pelatih utama Korea saat itu sampai frustasi hingga dia "kehilangan akal" kemudian menyumpah-nyumpahi Lee Young Suk bahkan menamparnya karena kehilangan game kedua. Menuju game penentuan, Lee masuk ke lapangan dengan perasaan kacau dan masih menangis.

"Saya langsung memanfaatkan situasi itu. Saya juga tak memberi dia poin. Saya menyelesaikan game ketiga dengan 11-0. Padahal, saya biasanya tak pernah mengalahkan lawan tanpa memberi dia poin. Kali ini berbeda karena saya tak ingin memberi dia kesempatan untuk membalikkan keadaan," ujar peraih medali emas Olimpiade Barcelona tahun 1992 tersebut.

Tim Indonesia di Piala Sudirman 1989 (foto: Historia)

Kemenangan Susy mengubah skor menjadi 1-2. Hasil ini jelas mengembalikan kepercayaan diri Indonesia. Tim Merah Putih akhirnya bisa mengalahkan Korea Selatan 3-2 pada final yang disaksikan langsung oleh para pendukung Indonesia.

Foto Terbaru

Video Terbaru

  • Event Activity : Chris Adcock - Emoji Players at BCA Indonesia Open 2017
  • Event Activity : Gronya Somerville - Emoji Players at BCA Indonesia Open 2017
  • Event Activity : Kirsty Gilmour - Emoji Players at BCA Indonesia Open 2017