Tim putri Indonesia.

(Asian Games 2018) Hasil Terbaik

Jakarta | Tim putri Indonesia harus puas mengakhiri pertandingan beregu Asian Games 2018 dengan raihan medali perunggu. Hasil tersebut dinilai sebagai pencapaian yang cukup memuaskan. Srikandi Indonesia sudah memberikan yang terbaik untuk Tanah Air. Bahkan, progres positif sukses ditunjukkan sektor tunggal.

Tim Putra Indonesia.

(Asian Games 2018) Laga Klasik

Jakarta | Jutaan pasang mata rakyat Tanah Air sepertinya bakal tertuju pada laga klasik yang mempertemukan tim putra Indonesia kontra Tiongkok dalam partai final bulutangkis beregu Asian Games 2018. Sore (22/8) nanti, Istora Senayan akan menjadi saksi sejarah perjuangan Kevin Sanjaya cs demi mengakhiri penantian panjang perolehan medali emas selama 20 tahun.

Herry Iman bersama Kevin dan Marcus.

(Asian Games 2018) Berharap Kado Terindah

Jakarta | Hasil manis yang ditorehkan tim putra Indonesia dengan menjajaki partai puncak beregu Asian Games 2018 rupanya menjadi makna tersendiri bagi Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi. Pasalnya, tepat pada hari ini (21/8), ia genap berusia 56 tahun.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menghadang serangan.

(Asian Games 2018) Sayonara Jepang

Jakarta | Sayonara Jepang! Mungkin kalimat tersebut tepat untuk menggambarkan kesuksesan tim putra Indonesia setelah memastikan diri melaju ke partai puncak bulutangkis beregu Asian Games 2018 lewat kemenangan 3-1 atas Negeri Sakura dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/8). Hasil manis tersebut memang sudah sepantasnya diraih Kevin Sanjaya cs. Artinya, pasukan Merah-Putih tinggal selangkah lagi menuju medali emas.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyambut pengembalian.

(Asian Games 2018) Dibayar Kontan!

Jakarta | Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon membayar kontan kekalahan Indonesia pada partai pembuka semifinal beregu putra Asian Games 2018 usai menggulung wakil Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 21-18 dan 21-12, dalam laga yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/8). Dengan demikian, untuk sementara Indonesia berhasil menyamakan kedudukan sementara menjadi 1-1.

Anthony Sinisuka Ginting menghadang serangan.

(Asian Games 2018) Lagi-lagi Kalah Angin

Jakarta | Tim putra Indonesia harus tersandung lebih dulu pada partai pembuka semifinal Asian Games 2018. Anthony Sinisuka Ginting takluk di tangan Kento Momota dengan skor 21-14, 14-21 dan 16-21, lewat pertarungan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/8).

Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris bersiap menghadang serangan.

(Asian Games 2018) Belum Saatnya

Jakarta | Langkah tim putri Indonesia harus terhenti di babak semifinal usai dijegal Jepang dengan skor 1-3 lewat pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/8). Dengan hasil ini, pasukan Srikandi harus menunda sumbangan medali emasnya untuk Indonesia di cabang olahraga bulutangkis beregu dan harus bangga menyumbang satu medali perunggu untuk Tanah Air. Mungkin, kali ini belum saatnya bagi Gregoria cs mengumandangkan Indonesia Raya di bumi pertiwi.

Fitriani gagal mengembalikan shuttlecock.

(Asian Games 2018) Pelajaran Berharga

Jakarta | Kekalahan atas Nozomi Okuhara pada partai ketiga babak semifinal bulutangkis beregu putri Asian Games 2018 nampaknya menjadi pelajaran berharga bagi Fitriani. Meski harus gagal menyumbangkan poin untuk Merah-Putih, Fitriani mengaku ada hikmah yang dapat ia petik atas kekalahan dari peraih gelar juara dunia 2017 silam itu.

Gregoria Mariska mengembalikan shuttlecock.

(Asian Games 2018) Awal Kebangkitan

Jakarta | Gregoria Mariska Tunjung tampil begitu perkasa pada laga pembuka kejuaraan beregu putri Asian Games 2018 setelah menoreh kemenangan atas Akane Yamaguchi lewat drama rubber game dengan skor 21-16, 9-21 dan 21-18. Perjuangan Gregoria berhasil menyumbangkan satu poin untuk skuat Merah-Putih, sekaligus membakar semangat publik Istora Senaya, Jakarta, Selasa (21/8).

Greysia Polii/Apriyani Rahayu

(Asian Games 2018) Harapan Meredam ‘Matahari Terbit’

Jakarta | Perjalanan berat harus dilalui tim putri Indonesia kala menginjakkan kaki di partai semifinal Asian Games 2018. Srikandi Indonesia yang diperkuat Greysia Polii cs, menatap harapan demi meredam kekuatan Negeri Matahari Terbit, Jepang yang belakangan kian bersinar terang.