All England 2026 - Karpet Abu-abu Birmingham dan "Wishlist" Joaquin

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Djarum Badminton)
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Djarum Badminton)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi satu dari lima ganda putra Indonesia yang tampil pada All England 2026, 3–8 Maret, di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris. Turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut menjadi salah satu target yang masuk dalam daftar keinginan Joaquin sepanjang kariernya.

"Ini salah satu wishlist saya, bisa main di All England. Beda sendiri atmosfernya. Turnamen yang paling ditunggu-tunggu sama semua orang, dan saya juga pengen banget ngerasain main di situ," tuturnya kepada wartawan saat ditemui di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Kamis (12/2).

Sementara itu, Raymond menyatakan, ambisi tetap ada, tetapi ia menekankan pentingnya menjalani proses secara bertahap. Ia ingin fokus mengembalikan dan meningkatkan kondisi fisik melalui latihan, terlebih dengan agenda tiga turnamen beruntun dalam rangkaian tur Eropa, yang dipastikan tidak akan mudah dijalani.

Namun, ada satu hal yang selalu membuat Joaquin penasaran, sehingga ia tak sabar untuk berlaga pada turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 1000 tersebut. "Saya pengin nyobain karpet abu-abu, sih. Penasaran aja, soalnya saya nggak pernah main di karpet abu-abu," katanya.

"Nggak tau, sih, apa bedanya. Cuman saya penasaran aja main di karpet abu-abu, terus main di All England. Jadi keren banget, sih, gitu," Joaquin, menambahkan.

Hampir senada dengan partnernya, Joaquin mengaku tidak merasakan tekanan berlebih dari publik terkait konsistensi performa mereka. Meski demikian, ia menyadari ekspektasi terus meningkat seiring grafik karier yang menanjak sejak awal tahun lalu di level nasional, hingga menjuarai turnamen Tur Dunia BWF pada pengujung musim lalu. "Kalau ekspetasi publik, kan, kita tidak bisa kontrol. Yang bisa kita kontrol itu bagaimana cara kita menghadapi ekspetasi mereka, dengan cara kita jadikan motivasi supaya bisa lebih baik ke depannya," katanya.

Selain All England 2026, ganda putra Indonesia berperingkat ke-17 dunia itu juga bertanding pada Swiss Open 2026, 10–15 Maret, di St. Jakobshalle, Basel, Swiss dan Orléans Masters 2026, 17–22 Maret, di Palais des Sports, Orléans, Prancis.