"Kami bersyukur ya atas hasil hari ini, walaupun kami kalah tapi kami coba mengeluarkan kemampuan yang terbaik yang kami punya," kata Fadia kepada tim Humas dan Media PP PBSI, setelah pertandingan berdurasi 53 menit itu.
Fadia menilai mereka memiliki momentum untuk menyamakan kedudukan, tetapi beberapa kesalahan sendiri setelah itu membuat selisih poin dengan Fukushima/Matsumoto kembali melebar. "Kami harus bisa lebih konsisten lagi terutama, kan, ganda putri mainnya capek dan reli, jadi harus bisa lebih hemat poin, tidak banyak buang poin," ujarnya.
"Sebenarnya pola mainnya sudah dapat hanya memang konsistennya masih hilang-hilangan," Tiwi, menambahkan.
All England 2026 menjadi turnamen kedua bagi Tiwi/Fadia dalam rangkaian turnamen tur Eropa ini. Satu pekan lalu, upaya mereka untuk mencapai partai puncak German Open 2026 kandas di babak empat besar. Mereka gagal membendung perlawanan pasangan China, Li Yi Jing/Wang Yi Duo, setelah melalui rubber game 18-21, 21-8, 19-21.
Seusai berlaga di Birmingham, Tiwi/Fadia akan melanjutkan tur Eropa dan bertanding pada Swiss Open 2026 di Basel, Swiss. Berdasarkan hasil drawing sementara, mereka bertemu dengan ganda putri Polandia, Paulina Cybulska/Kornelia Marczak, di babak pertama. "Kami harus jaga kondisinya jangan sampai turun. Staminanya tidak boleh kendur," kata Tiwi.
"Di setiap turnamen target kami mau memperbaiki ranking, mencari banyak poin, jadi berusaha setiap pertandingannya menang dan maksimal," demikian Fadia.


