"Hari ini Alhamdulillah sudah bisa bermain dengan lancar tanpa cedera dan diberi kemenangan," ujarnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Lebih lanjut Ubed menyatakan, ia berupaya mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan untuk menguasai tempo permainan. Menurutnya, strategi yang telah disiapkannya berjalan sesuai rencana pada fase awal laga, dan membantunya memainkan pola permainan yang diinginkan. "Evaluasinya paling ada kehilangan lima poin tadi di akhir karena dia mengubah tempo, jadi saya harus bisa lebih siap lagi untuk besok," katanya.
Di babak kedua, Kamis (11/6), Ubed bertemu wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu. Menghadapi pertandingan tersebut, Ubed menegaskan tidak gentar menghadapi pemain yang lebih berpengalaman. Ia bertekad untuk memberikan perlawanan terbaik dengan fokus pada setiap poin dan menjalankan permainan satu demi satu, tanpa terbebani nama besar lawan. "Dia punya pengalaman yang banyak jadi saya mau coba memberikan yang terbaik," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Ubed juga menanggapi peluangnya yang sempat terbuka untuk tampil di Polytron Indonesia Open 2026 pekan lalu. Ia berharap bisa mendapatkan kesempatan bermain di turnamen bergengsi tersebut, tetapi memilih menerima keadaan dengan lapang dada ketika kesempatan itu tertutup. Pada dasarnya, Ubed menyatakan siap apabila sewaktu-waktu mendapat kepercayaan untuk tampil di level yang lebih tinggi.
"Jadi tidak terlalu pengaruh ke sini, malahan ada waktu untuk mempersiapkan lebih lagi," pungkasnya.


