Dalam pertandingan yang digelar di Quaycentre, Sydney, Australia tersebut, Sabar/Reza kalah dua gim 15-21, 19-21 dalam tempo 44 menit. "Tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan ini tanpa cedera," tanggap Reza kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
Sebelum pertandingan final ini, Sabar/Reza berhadapan dengan Chen/Liu pada perempat final Polytron Indonesia Open 2026. Saat itu, wakil "Merah Putih" itu keluar sebagai pemenang lewat kemenangan dua gim langsung dengan skor identik 21-15, 21-15. "Tadi kami awal-awal tertekan dengan pola permainan mereka. Di sini suasananya berbeda dengan di Indonesia Open kemarin karena di sini dari segi bola agak berat jadi sesuai dengan pola mereka," tuturnya.
"Mereka nggak gampang mati dan itu tadi bikin kami agak hilang fokus," Reza, menambahkan.
Sabar mengakui, Chen/Liu tampil jauh lebih baik dibanding pertemuan sebelumnya. Menurutnya, Chen/Liu bermain lebih aman, disiplin, dan memiliki pertahanan yang sangat rapat, sehingga menyulitkan mereka untuk mengembangkan permainan sepanjang pertandingan. "Walau belum berhasil juara, tapi pastinya hasil ini benar-benar sangat penting," katanya.
"Semoga jadi titik balik kami berdua untuk perform dan lebih percaya diri di kejuaraan-kejuaraan berikutnya," demikian Sabar.


