Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) melalui lamannya pada Senin (20/7) melaporkan, absennya An turut mengubah peta persaingan di sektor tunggal putri dan menghadirkan sejumlah potensi duel menarik sejak babak awal. Jika sama-sama mampu melewati laga pembuka, Chen berpeluang menghadapi juara Japan Open 2026 asal India, Pusarla V. Sindhu, pada babak kedua. Chen sendiri sebelumnya mundur saat menghadapi Sindhu di semifinal Japan Open 2026 pekan lalu karena mengalami cedera.
Jika mampu melangkah lebih jauh, Chen berpotensi bertemu wakil Thailand, Ratchanok Intanon, pada perempat final di paruh atas undian. Chen akan mengawali turnamen menghadapi Natsuki Nidaira dari Jepang, sedangkan Sindhu langsung ditantang rekan senegaranya, Unnati Hooda.
Meski berstatus unggulan teratas, Chen belum pernah menjuarai China Open. Pencapaian terbaik peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu adalah runner-up pada edisi 2018. Absennya An pun membuka peluang bagi Chen untuk mengakhiri penantian sekaligus melengkapi koleksi gelar bergengsinya di kandang sendiri. Sementara itu, di paruh bawah undian, juara bertahan dua edisi terakhir Wang Zhi Yi akan memulai perjuangannya menghadapi wakil Skotlandia, Kirsty Gilmour.
Di sektor ganda putra, persaingan juga berubah setelah unggulan ketiga asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, mundur akibat cedera. Kondisi tersebut membuka peluang lebih besar bagi para pesaing, termasuk juara bertahan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang datang ke Changzhou dengan modal gelar juara Japan Open 2026 dan berstatus sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Sementara itu, di nomor tunggal putra, juara Polytron Indonesia Open 2026 asal Kanada, Victor Lai, akan menjalani debutnya di China Open. Ia dijadwalkan membuka langkah dengan menghadapi pebulu tangkis Taiwan, Chi Yu Jen.


