Antara melaporkan, Fajar/Fikri mengawali pertandingan dengan meladeni permainan agresif Kim/Seo hingga skor imbang 9-9. Namun, selepas interval gim pembuka, duo "Negeri Ginseng" itu mengambil alih kendali permainan dan memanfaatkan sejumlah kesalahan lawan untuk menjauh 17-12, kemudian menutup gim pertama dengan kemenangan 21-16.
Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri tampil lebih percaya diri dan mampu mengimbangi permainan solid Kim/Seo hingga kedudukan 10-10. Setelah itu, pasangan juara Japan Open 2026 mulai mendominasi reli demi reli untuk membuka keunggulan dan mencapai game point pada skor 20-17. Meski Kim/Seo dapat memperkecil selisih poin, Fajar/Fikri akhirnya mengunci gim kedua dengan kemenagnan 21-19, sehingga memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Pada gim ketiga, Kim/Seo kembali tampil menekan dan melesat unggul 7-4. Namun, selepas interval, Fajar/Fikri mampu mengubah pola permainan dengan bermain lebih tenang dan disiplin dalam membaca pola serangan lawan. Mereka berbalik memimpin 18-15, lalu menuntaskan gim ketiga dengan kemenangan 21-19.
Kemenangan tersebut memastikan Fajar/Fikri sukses mempertahankan gelar juara China Open dalam dua tahun berturut-turut. Gelar juara itu juga menjadi satu-satunya yang diraih Indonesia pada edisi tahun ini, setelah seluruh wakil "Merah Putih" di empat sektor lainnya gagal melangkah hingga partai puncak.


