Jojo, sapaannya, mengawali gim pertama dengan dominasi penuh. Ia langsung melesat unggul 4-1 lewat raihan empat poin beruntun dan terus mengendalikan permainan pada paruh awal gim hingga memperbesar keunggulan menjadi 10-3. Meski Teh dapat meraih dua poin berturut-turut, Jojo mampu meredam kebangkitan lawan dan menutup interval gim pertama dalam tempo delapan menit dengan keunggulan 11-5.
Usai interval, kedua pemain terlibat dalam duel ketat. Teh mencatatkan dua poin beruntun setelah jeda dan memberi tekanan kepada Jojo. Namun, tunggal putra "Merah Putih" itu tetap mampu menjaga keunggulan hingga pengujung gim. Jojo mengantongi empat game point saat kedudukan 20-16, lalu menutup gim pertama dengan kemenangan 21-16 dalam durasi 21 menit.
Di awal gim kedua, Teh mengambil alih kendali permainan dengan membukukan empat poin beruntun. Namun, Jojo dapat menghentikan momentum pemain peringkat ke-22 dunia tersebut dan merebut sejumlah poin, sebagian di antaranya berasal dari kesalahan Teh.
Kedudukan imbang pada paruh awal gim kedua beberapa kali tercipta, yakni saat 5-5, 6-6, dan 7-7. Namun, Jojo, yang meningkatkan intensitas serangan, berbalik unggul 8-7 dan terus memimpin hingga interval gim kedua dengan skor 11-7 dalam tempo 11 menit.
Selepas jeda, jalannya pertandingan berlangsung berat sebelah. Jojo terus melanjutkan momentum positif sejak unggul 8-7 dengan membukukan sembilan poin beruntun untuk memperbesar keunggulan 15-7. Teh memberikan perlawanan dan mencuri beberapa poin, tetapi Jojo yang telah unggul jauh dapat mengamankan 10 match point saat kedudukan 20-10, kemudian menutup gim kedua dengan kemenangan telak 21-10.


