"Pertama, pastinya senang bisa kembali ke Jepang lagi. Siapa yang tidak excited bermain di sini? Makanan dan kotanya indah dan enak, jadi saya berharap bisa membuat memori yang bagus," tanggapnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Lebih lanjut, Alwi mengatakan keberhasilannya menjuarai Australian Open 2026 tidak membuatnya cepat berpuas diri. Menurutnya, gelar juara sejati bukan ditentukan oleh satu atau dua kemenangan, melainkan kemampuan menjaga konsistensi untuk terus meraih prestasi. "Setiap turnamen adalah kesempatan baru untuk saya untuk mencoba dan mengenali diri sendiri," katanya.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi dan dirasakan Nishimoto hari ini, saya hanya memanfaatkan apa yang terjadi di lapangan. Saya fokus dengan permainan saya," Alwi, menambahkan.
Pada babak 16 besar, Alwi akan menghadapi rivalnya asal Prancis, Alex Lanier. Meski belum pernah meraih hasil positif dalam sejumlah pertemuan terakhir, pebulu tangkis berusia 21 tahun itu mengaku tidak mempermasalahkan duel tersebut. "Namun, saya harus mengalami banyak hal yang bikin saya tidak nyaman, sehingga membuat saya lebih kuat," katanya.
"Jadi, apapun tantangan yang ada di depan sana, saya pastikan saya akan fight habis-habisan," demikian Alwi.


