Kejuaraan Dunia 2026 - Lima Kandidat Kuat di Ganda Campuran

Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (Djarum Badminton)
Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (Djarum Badminton)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Menjelang BWF World Championships 2026 yang akan berlangsung pada 17–23 Agustus di New Delhi, India, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menyoroti sejumlah kandidat kuat di sektor ganda campuran. Melalui laman resminya pada Senin (10/8), BWF menyebut lima pasangan yang dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Kelima pasangan tersebut berasal dari Asia dan Eropa, dengan dua di antaranya merupakan pasangan China.

Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping
Pasangan peringkat pertama dunia ini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meraih gelar di New Delhi. Feng/Huang datang dengan catatan impresif setelah menembus tiga partai final secara beruntun dan memenangkan dua di antaranya. Meski perjalanan mereka sepanjang musim ini tidak selalu mulus, pasangan China tersebut kembali menemukan performa terbaik menjelang BWF World Championships. Fakta bahwa mereka belum pernah meraih medali kejuaraan dunia sebagai pasangan menjadi motivasi tambahan untuk menorehkan prestasi di New Delhi.

Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin
Runner-up BWF World Championships 2025 di Paris, Prancis, serta peraih medali perunggu pada edisi 2023 di Kopenhagen, Denmark, Jiang/Wei menjalani musim yang relatif tenang sejauh ini. Mereka baru mengoleksi satu gelar BWF World Tour, yakni pada level Super 300 di Macau, serta menjadi runner-up Malaysia Open 2026. Namun, rekam jejak keduanya yang kerap melaju jauh di turnamen-turnamen besar membuat peluang Jiang/Wei untuk kembali naik podium BWF World Championships tetap terbuka lebar.

Mathias Christiansen/Alexandra Bøje
Christiansen/Bøje menjadi pasangan yang paling mencuri perhatian sepanjang musim ini. Ganda campuran Denmark tersebut mengawali musim kompetisi tahun ini dengan menembus dua final pada Januari, sebelum mencatatkan performa luar biasa selepas All England dengan mencapai lima final dari enam turnamen dan memenangi empat di antaranya. Rentetan hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian paling impresif di level elite musim ini. Setelah lebih dari satu dekade tanpa medali ganda campuran di BWF World Championships, Denmark memiliki peluang untuk mengakhiri penantian tersebut melalui Christiansen/Bøje.

Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran
Pasangan Thailand ini memang belum mampu menunjukkan konsistensi sepanjang musim 2026. Namun, ketika berada dalam performa terbaik, Dechapol/Supissara memiliki kemampuan untuk melangkah jauh di turnamen besar. Setelah sempat mengalami periode yang naik-turun pada pertengahan musim, mereka mulai kembali menemukan momentum dengan mencapai semifinal China Open 2026. Hasil tersebut menjadi modal positif bagi pasangan Thailand itu menjelang perjalanan mereka ke New Delhi.

Thom Gicquel/Delphine Delrue
Peraih medali perunggu BWF World Championships 2025 ini juga menjadi salah satu pasangan yang patut diperhitungkan. Gicquel/Delrue tampil mengesankan di sejumlah turnamen level BWF World Tour Super 1000 sepanjang musim 2026, termasuk mencapai final All England serta semifinal Polytron Indonesia Open dan China Open. Konsistensi tersebut membuat pasangan Prancis itu berpotensi kembali menjadi pengganggu dalam persaingan perebutan podium di New Delhi.

Selain lima pasangan tersebut, BWF juga menyoroti sejumlah pasangan lain yang patut diperhatikan sepak terjangnya pada BWF World Championships 2026. Mereka adalah Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong), Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan), serta Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie (Malaysia). Sementara itu, tuan rumah India juga memiliki wakil yang berpotensi memberikan kejutan melalui Dhruv Kapila/Tanisha Crasto.