"Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan hari ini. Ada beberapa yang harus diperbaiki jadi coba dipelajari lagi untuk besok," tutur Adnan melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Lebih lanjut Adnan menjelaskan, ia dan Indah tidak mengalami banyak kendala dalam beradaptasi dengan kondisi lapangan karena bukan kali pertama tampil di gedung olahraga tersebut. Menurutnya, kondisi lapangan tidak banyak berubah dibanding sebelumnya, meski laju kok terkadang terasa berbeda. "Ada yang kencang, ada juga yang sedang saja. Ini yang harus kami sesuaikan lagi," katanya.
"Kami harus lebih tenang lagi kalau misalnya sedang poin-poin kritis. Minggu lalu itu kayak masih terlalu terburu-buru lah dan di poin-poin kritis matinya mati yang kurang memuaskan," Adnan, menjelaskan.
Indah menilai, García/Rodríguez memiliki kualitas yang cukup baik setelah mampu mencapai semifinal Orléans Masters 2026 dengan mengalahkan sejumlah pasangan kuat. Menurutnya, pasangan itu juga sempat memberikan perlawanan ketat kepada Mathias Christiansen/Alexandra Bøje asal Denmark pada semifinal turnamen tersebut. "Tadi kami ekstra waspada, terus menekan, dan tidak membiarkan mereka berkembang," katanya.
"Dari minggu lalu kami belajar untuk lebih percaya diri lagi. Kalau lagi tertekan dan posisinya mengejar, fighting spirit-nya harus besar," demikian Indah.


