"Pertama puji Tuhan bersyukur bisa menampilkan permainan yang baik, bisa menerapkan strategi yang tepat dan bisa kembali lolos ke semifinal Super 1000 lagi," tanggap Jojo melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Pemain peringkat ke-4 dunia itu mengungkapkan, kunci permainan lebih terasa pada fase akhir gim pertama, saat skor sama kuat 16-16, ketika ia memilih bermain lebih tenang setelah membaca kecenderungan Naraoka yang ingin tampil lebih menyerang. "Justru saya tunggu dia untuk main aktif dulu, baru saya counter attack," katanya.
"Lebih mengalir saja tadi vibes di lapangannya, coba se-enjoy mungkin. Senyum-senyum tadi memang beberapa pukulan dia juga bagus, jadi memang patut diapresiasi juga. Mungkin saya bisa belajar juga pukulan seperti tadi," Jojo, menjelaskan.
Di semifinal, Sabtu (10/1), Jojo bertemu dengan Kunlavut Vitidsarn asal Thailand, yang mengalahkan Alex Lanier dari Prancis, di babak delapan besar. Ia menilai perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap strategi permainan, termasuk menentukan langkah dan pola yang harus diterapkan saat berhadapan dengan wakil negeri "Gajah Putih" tersebut.


