"Hari ini kami mainnya dari awal terus menekan lawan, tidak membiarkan mereka untuk berkembang. Dibanding kemarin, kami juga sudah lebih enak mainnya," kata Febi kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai pertandingan yang berakhir dengan skor 21-14, 21-15 tersebut.
"Kami sudah komunikasi, sudah persiapkan akan main seperti apa dan tadi coba dipraktekkan. Puji Tuhan bisa berjalan dengan baik," Rachel, menimpali komentar partnernya.
Pertemuan perdana antara Rachel/Febi dan Hsu/Sung diawali dengan sejumlah permainan reli panjang di hampir setiap perebutan poin. Setelah skor imbang 4-4, Rachel/Febi mengambil alih kendali permainan, membuka keunggulan hingga 10-6, dan tetap memimpin 11-7 saat interval dalam tempo enam menit.
Selepas jeda, Hsu/Sung bangkit dan berbalik unggul 13-12. Namun, Rachel/Febi segera membalas dengan empat poin beruntun untuk kembali memimpin 16-13. Mereka menjaga momentum hingga mengamankan empat game point dan memenangi gim pertama dengan skor 21-14.
Pada gim kedua, kedua pasangan kembali terlibat reli panjang sejak awal. Namun, Rachel/Febi mampu menjaga keunggulan hingga interval 11-6, lalu memperlebar jarak menjadi 15-9 lewat permainan menekan dengan tempo cepat selepas jeda.
Hsu/Sung sempat menekan lewat raihan poin beruntun hingga memangkas selisih menjadi dua poin. Namun, sejumlah kesalahan Hsu, terutama pukulan yang kerap menyangkut di net, membuat Rachel/Febi tetap unggul, mengamankan lima match point, dan menutup gim kedua 21-15 setelah pengembalian Hsu menghantam net.
Pada semifinal, Sabtu (21/3), Rachel/Febi akan menghadapi pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, yang sebelumnya menyingkirkan wakil Amerika Serikat, Lauren Lam/Allison Quynh Lee, di perempat final. "Dari pertandingan hari ini, kami sudah lebih dapat percaya dirinya juga jadi untuk lawan Nakade/Takahashi. Besok kami harus lebih siap dan lebih pede lagi," demikian Rachel.


