Polytron Pontianak IC 2026 - Edsel/Atresia Tembus Babak Utama

Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Internasional ‐ Created by EL

Pontianak | Ganda campuran Indonesia, Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani, memastikan langkah ke babak utama Polytron Pontianak International Challenge (IC) 2026 setelah melewati babak kualifikasi. Pasangan PB Djarum tersebut menundukkan wakil Taiwan, Yi Hsuan Chen/Wang Li Hsuan, melalui kemenangan dua gim langsung 21-19, 21-15 pada babak 16 besar kualifikasi di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Selasa (25/8).

 

"Gim pertama, Alhamdulillah kita bisa lawan, tetapi kita masih perlu penyesuaian atau beradaptasi lagi dengan lapangan. Di gim itu kita juga masih mencari-cari soal sisi lapangan yang mana yang menang dan kalah angin," jelas Edsel kepada Djarum Badminton.

Edsel juga menyatakan, kondisi angin turut memengaruhi jalannya pertandingan. Pada gim pertama ketika berada di sisi lapangan yang kalah angin, mereka lebih banyak menghadapi bola-bola tinggi dari lawan. Setelah bertukar sisi dan mendapat keuntungan dari arah angin, mereka dapat lebih leluasa mengembangkan permainan hingga mengamankan kemenangan.

Usai menuntaskan babak kualifikasi, Edsel/Atresia akan menghadapi pasangan senegara, Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana, pada babak utama. Menghadapi ganda campuran pelatnas tersebut, Atresia menyebut mereka akan berusaha tampil lepas dan memanfaatkan setiap peluang untuk meraih kemenangan di turnamen berlevel International Challenge ini. "Kita mau main nothing to lose saja," pungkasnya.

Selain Edsel/Atresia, sejumlah pasangan lain juga memastikan tempat di babak utama nomor ganda campuran. Mereka adalah Nutthapong Viriyakit/Peeraya Wechawong (Thailand), Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti, Bagir Adinoto/Afina Musa Putri, Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia, serta Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica yang seluruhnya berasal dari Indonesia, dan Lee Yi Bo/How Yin Xuan dari Malaysia.