"Pertama-tama, Alhamdulillah. Terima kasih kepada semuanya yang tetap mendukung di kondisi berat. Bahagia pastinya, bangga juga bisa mendapat pengalaman dari peringkat satu dunia. Tapi perjalanan belum cukup, karena masih ada babak-babak yang penting selanjutnya. Saya tetap harus fokus," paparnya kepada tim Humas dan Media PP PBSI, setelah pertandingan yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Singapura tersebut.
"Memang saya menang dengan Shi Yu Qi, tapi perjalanan masih sangat panjang, mari kita teruskan perjalanan ini," Alwi, menambahkan.
Pemain peringkat ke-13 dunia ini mengakui, periode setelah tampil pada Piala Thomas 2026 menjadi masa yang cukup berat baginya. Oleh karenanya, kemenangan perdana dalam pertemuan pertama dengan pemain nomor satu dunia di Singapura, dinilainya sebagai pengalaman penting untuk membuktikan kepada dirinya sendiri, ia mampu melawan rasa takut dan kecemasan yang sempat dirasakan.
Alwi juga menegaskan, ia percaya setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari rencana terbaik yang telah dipersiapkan Tuhan, sehingga ia berusaha menerima setiap situasi dengan lebih dewasa. "Ini perjalanan yang sangat tidak mudah, tapi saya harus menikmatinya apapun kondisinya," katanya.
Mengenai jalannya pertandingan, Alwi mengaku beberapa kali berada dalam posisi unggul, tetapi tetap menyadari bahwa Shi akan berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan poin. Menurutnya, Shi beberapa kali menunjukkan gestur seolah kelelahan, tetapi ia menilai hal tersebut merupakan bagian dari strategi untuk memancing dirinya bermain lebih terburu-buru.
Selain itu, Alwi juga mengungkapkan, kondisi angin di arena pertandingan cukup sulit dikendalikan dan turut memengaruhi jalannya laga. "Kemenangan yang penting bagi saya dengan tantangan seperti itu," kata atlet kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah ini.
Alwi juga berujar, pengalaman dari pertandingan-pertandingan sebelumnya membuatnya belajar untuk lebih mengendalikan emosi di lapangan. Keinginan yang terlalu besar untuk segera meraih kemenangan, ia berpendapat, justru kerap memicu kesalahan sendiri dan berujung pada blunder dalam permainan. "Jadi ketika lepas gim kedua tadi, saya coba lebih tenang, balikin fokusnya lagi,karena saya tahu pertandingan belum selesai dan kita masih punya kesempatan yang sama untuk menang," pungkasnya.
Di perempat final, Jumat (29/5), Alwi bertemu dengan tunggal putra Jepang, Kodai Naraoka.


