"Tadi di gim pertama sebenarnya sudah cukup enak dari cara main juga, tapi setelah interval Sindhu memang benar-benar merancang dari bola depan untuk dia mencari serangan dan serangannya itu sangat menyulitkan dan mematikan," jelasnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Dengan kondisi lapangan yang berangin dan shuttlecock yang susah-susah gampang dikontrol, kondisinya semakin susah buat saya. Di gim kedua dia sangat membatasi bola atas saya," Putri, menambahkan.
Putri berpendapat, Sindhu tengah menunjukkan performa yang positif dalam beberapa turnamen terakhir. Menurutnya, peraih dua medali Olimpiade tersebut kini memiliki pergerakan kaki yang semakin kuat dan mampu menjalankan pola serangan dengan lebih efektif, sehingga menjadi lawan yang patut diwaspadai.
Sementara itu, atlet yang juga berprofesi sebagai polisi itu menilai dirinya masih perlu meningkatkan konsistensi permainan saat berada di lapangan. Fokus, menurutnya, menjadi aspek utama yang harus dijaga sepanjang pertandingan agar mampu menerapkan pola permainan dengan lebih baik dan tampil stabil dari awal hingga akhir laga. "Semoga di sisa hari sampai jelang Indonesia Open minggu depan, saya bisa tingkatkan semuanya," pungkasnya.


