"Di gim pertama kami seperti takut-takut mukulnya dan kurang nekat saat setting point," tutur Adnan melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, setelah laga berdurasi 51 menit tersebut.
Sementara itu, Indah menjelaskan, mereka memilih menerapkan pola permainan menyerang karena jika bermain bertahan, mereka justru diliputi rasa ragu, terutama saat laga berlangsung alot di pengujung gim pertama. "Namun, di gim kedua saya coba lebih berani lagi," tuturnya.
Kemenangan penting ini mengantarkan Adnan/Indah ke final pertama mereka di turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 300. Mereka akan berhadapan dengan pasangan senegara, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, yang melaju ke final setelah mengalahkan ganda campuran Indonesia lainnya, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. "Rasanya senang dan semoga besok bisa diberikan kemenangan," kata Adnan.
"Untuk besok mau berjuang dulu aja semaksimal mungkin," demikian Indah.


