"Syukur Alhamdulillah bisa diberikan permainan yang baik dan tanpa cedera. Tadi sempat ketinggalan di gim pertama. Saya terus berusaha mencari pola main dan cara agar bisa keluar dari tekanan," tutur Ubed kepada tim Humas dan Media PP PBSI, setelah pertandingan berdurasi 48 menit tersebut.
"Ketinggalan lumayan jauh, saya meyakinkan diri saya bahwa masih bisa dan terus mencoba step by step, Alhamdulillah bisa ambil kemenangan," tambahnya.
Ubed menilai Alwi tampil dengan motivasi tinggi dan tidak ingin kalah, terutama pada gim pertama, dengan tempo permainan yang rapat serta intensitas pukulan yang tinggi. Ia menyebutkan, keberhasilannya mengejar ketertinggalan hingga memenangi gim pertama membuat permainan Alwi goyah.
Dengan hasil tersebut, Ubed membalas kekalahannya dari Alwi di semifinal SEA Games Thailand 2025, sekaligus menyamakan rekor pertemuan keduanya menjadi 2-2. Kemenangan ini mengantarkan Ubed ke partai puncak untuk menghadapi wakil tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul, yang sebelumnya dikalahkan Alwi di final Indonesia Masters 2026 pada pekan lalu.
"Alhamdulillah, tidak menyangka bisa masuk ke babak final. Dari awal target saya pribadi masuk babak semifinal. Untuk besok, cara berpikir dan recovery harus saya jaga lagi," demikian Ubed.


