"Kalau di arena ini tentunya, kan, juga kita tahu waktu itu tidak banyak yang diberikan dan yang bisa kita dapatkan. Tapi tentunya kami harus maksimalkan untuk adaptasi lapangan, angin, lampu dan sebagainya," ujarnya melalui siaran pers Humas PP PBSI, Selasa (21/4)
"Program spesifiknya tentunya sudah didapat, sudah diberikan pada saat sesi latihan di sini maupun di Jakarta. Jadi hanya murni adaptasi untuk kondisi lapangan saja," Eng Hian, menjelaskan.
Di sisi lain, Eng Hian bersyukur program pemusatan latihan berjalan sesuai program dan target yang diharapkan, serta kondisi para atlet pun dinilainya cukup baik selama program training camp. Ia juga menyebut suasana tim semakin positif seiring berjalannya persiapan. "Apa yang kami harapkan, selain dari program latihan dan adaptasi cuaca, tentunya adalah untuk membangun kebersamaan tim. Dari hari ke hari, kami juga ada program di luar hanya program latihan," katanya.
"Kami ada tim bonding yang dibuat oleh tim pendukung, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Yang tentunya juga kami melihat suasana atlet, kebersamaan atlet dan tentunya motivasi dan tujuan yang semakin membaik. Kami harapkan ini bisa terus terbawa nanti menuju ke pertandingan nanti," harapnya.
Selanjutnya, Fajar Alfian dan kawan-kawan mulai menjajal arena pertandingan di Forum Horsens pada Rabu (22/4) dan Kamis (23/4), sementara Piala Thomas & Uber 2026 berlangsung pada 24 April-3 Mei.


