Setelah operasi, Toh akan segera memasuki fase rehabilitasi sebagai bagian dari proses pemulihan. BAM berharap, atlet berusia 25 tahun itu dapat menjalani setiap tahapan pemulihan dengan baik sebelum kembali ke lapangan.
"Saya bersyukur operasi berjalan lancar. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan doa. Itu sangat berarti bagi saya," ujarnya, sebagaimana dilaporkan New Straits Times, Selasa (1/7).
"Saat ini fokus saya sepenuhnya adalah menjalani rehabilitasi dan proses pemulihan. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa kembali ke lapangan dengan kondisi yang lebih kuat," Toh, menambahkan.
BAM memastikan akan memberikan dukungan medis dan pendampingan rehabilitasi secara penuh kepada Toh selama menjalani proses pemulihan seusai operasi.
Meski belum ada kepastian mengenai durasi pemulihannya, peluang Toh untuk tampil pada Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, 17–23 Agustus, diperkirakan sangat kecil. Kondisi tersebut membuatnya terancam gagal mempertahankan gelar juara dunia ganda campuran yang diraih bersama Chen Tang Jie pada tahun lalu.
Sebelum menjalani operasi, Toh sempat mengungkapkan melalui jejaring sosial bahwa ia akan bertolak ke Australia untuk menjalani penanganan cederanya. Keputusan operasi diambil setelah opsi pemulihan tanpa pembedahan diperkirakan membutuhkan waktu antara tiga hingga sembilan bulan.



