"Memang sudah sesuai target," kata Deputy Manager PB Djarum Leonard Holvy de Pauw kepada Djarum Badminton, ditemui di Majeh Arena, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (7/2) petang.
"Target kita minimal tiga, itu dari ganda campuran dan ganda putra, dan ganda putri. Kalau tunggal putra atau tunggal putri itu masih fifty-fifty kansnya," Holvy, menambahkan.
Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia menjadi wakil PB Djarum pertama yang menembus pelatnas Cipayung setelah di final Seleknas PBSI 2026 mengalahkan rekan satu klub mereka, Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica, melalui dua gim 21-18, 21-17.
Berikutnya adalah tunggal putri PB Djarum, Jolin Angelia, yang mengalahkan Wening Arviani Sabrina asal Pelatkot Tangsel melalui dua gim 21-13, 23-21. "Para pemain tunggal putri kita pada Seleknas ini tampil lebih konsisten jika dibandingkan dengan penampilan mereka pada kejuaraan-kejuaraan sebelumnya. Terutama Jolin, penampilannya jauh lebih bagus kali ini," kata Holvy.
Gelar juara ketiga pada Seleknas PBSI 2026 diraih oleh Halifia Usni Pratiwi/Selsi Josika yang memenangi laga final sesama ganda putri PB Djarum atas Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri. Halif/Selsi menang tiga gim 23-21, 19-21, 21-14.
Holvy berpesan, para pengurus PB Djarum berharap para pemain binaan yang telah menembus pelatnas PBSI tetap menjaga semangat dan kerendahan hati. Ia menegaskan, setiap pengalaman yang dijalani di pelatnas harus dijadikan pembelajaran berharga agar para atlet PB Djarum semakin matang dan dewasa, baik di dalam maupun di luar lapangan. "Dan, tolong jaga nama baik PB Djarum di pelatnas," pungkasnya.


