Pada HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026 yang digelar Mei lalu, Geralldy harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari wakil PB Djarum, Nawaf Al Ashar, dengan skor 12-21, 17-21 di partai final. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Geralldy yang kemudian memanfaatkan jeda antarturnamen untuk mematangkan persiapan menghadapi HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026 di GOR PBSI Sumut, Medan, pada 20-25 Juli.
Persiapan tersebut langsung membuahkan hasil positif. Geralldy membuka langkahnya di HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Rafka Ardi Pratama Hutasuhut (Hi-Qua Wijaya Medan) 21-6, 21-6 pada Senin (20/7). Ia kemudian memastikan tempat di babak 16 besar setelah menundukkan wakil tuan rumah lainnya dari Angsa Pura Medan, Jonathan Exchel Xavier, dalam dua gim 21-18, 21-11.
"Di sini (Medan) lawannya sih lumayan berat juga, tetapi sebenarnya saya main masih belum maksimal juga. Masih adaptasi dengan lapangan di sini," tutur atlet berusia 12 tahun ini.
Geralldy menceritakan, sepulang dari Palu dengan titel runner-up, ia kembali ke Manado dan menyatakan memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri dengan berlatih fisik, teknik, serta mempersiapkan mental, sebelum terbang ke Medan dan kembali bersaing dengan para pebulu tangkis sepantarannya di kategori TAPA. "Banyak memang saya latihan, ada drilling, stroke. Pokoknya banyak dan saya bisa terapkan itu semua di sini," ungkapnya.
"Setelah lihat langsung, lawan di sini memang ada yang kuat, tetapi saya pengin membawa juara untuk teman-teman saya di Manado," demikian Geralldy.
Di babak 16 besar, Geralldy yang berstatus unggulan kesembilan akan menghadapi tantangan lebih berat. Ia dijadwalkan berhadapan dengan unggulan ketiga asal Jaya Raya Solo, Haydhar Al Zakhiri, untuk memperebutkan satu tempat di perempat final HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026.


