Atmosfer tersebut diharapkan kembali hadir pada pekan ini ketika Kota Pontianak kembali menjadi tuan rumah ajang bulu tangkis internasional. Polytron Pontianak Indonesia Masters (IM) 2026, turnamen berlevel BWF Tour Super 100, kini digelar di arena yang sama, GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.
Dukungan publik yang dirasakan para pemain pada turnamen sebelumnya menjadi salah satu modal tersendiri bagi wakil Indonesia yang kembali tampil di hadapan pendukung sendiri. Kehadiran penonton diharapkan dapat terus memberikan tambahan semangat di tengah persaingan yang semakin ketat pada turnamen dengan level kompetisi yang lebih tinggi.
Hal tersebut turut dirasakan oleh ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto, yang pada pekan lalu berhasil melangkah hingga babak semifinal Polytron Pontianak IC 2026. Menurut Rian, dukungan dan atmosfer yang diberikan publik Pontianak menjadi salah satu hal yang berkesan selama tampil di hadapan para pendukung tuan rumah. "Dukungan penonton itu sangat bermanfaat bagi kami. Antusiasme warga Pontianak ini sangat luar biasa," ujarnya, dalam sesi jumpa pers rencana perhelatan Polytron Indonesia
Rian juga menyatakan, dukungan publik Pontianak telah mereka rasakan sejak pertandingan pertama bersama Daniel Edgar Marvino hingga akhirnya menembus babak semifinal. Menurutnya, antusiasme penonton semakin terasa pada babak empat besar, ketika tribune dipenuhi penonton yang terus memberikan dukungan kepada para wakil Indonesia. "Membuat energi pemain bisa lebih semangat, ya, lebih termotivasi juga. Karena sudah banyak yang dukung, banyak yang datang," katanya.
"Jadi, sangat luar biasa. Pemain bisa memberikan permainan terbaiknya," Rian, menjelaskan.
Sementara itu, tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, memastikan persiapannya menuju Polytron Pontianak IM 2026 berjalan dengan baik. Ia mengungkapkan tidak mengalami kendala, baik dari segi kesehatan maupun kondisi fisik, dan telah memanfaatkan kesempatan untuk beradaptasi dengan lapangan pertandingan di GOR Terpadu Ahmad Yani. "Memang nggak banyak perbedaan dengan pertandingan-pertandingan yang lainnya," tuturnya.
"Yang terpenting, jangan sampai situasi di luar lapangan memengaruhi performa saya di dalam lapangan. Saya berusaha untuk terus mencari solusi dan tidak terlalu memikirkan hal-hal yang berada di luar kendali saya. Fokus saya adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin, sedangkan untuk pertandingan nanti, saya akan melihat dan menyesuaikannya dengan situasi di lapangan," jelas Anthony.
Pada babak 32 besar, Rabu (2/9), Anthony akan berhadapan dengan wakil Taiwan, Cheng Ju-Sheng. Sementara itu, Rian/Daniel dijadwalkan menghadapi pasangan Taiwan, Cheng Kai Wen/Liao Chao Pang.


