Shen mengaku sangat bersyukur dapat meraih gelar juara di Pontianak, mengingat sebelumnya ia sempat tidak membayangkan bisa mencapai hasil tersebut setelah mengalami cedera lutut yang cukup serius. "Terima kasih kepada pelatih dan partner saya yang selalu membantu saya untuk kembali pulih," ucapnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Menanggapi pertandingan final, Shen menilai Chou/Ruo memberikan perlawanan yang cukup baik. Namun, ia dan Liao mampu menjalankan arahan tim pelatih dengan baik, sehingga dapat menerapkan permainan sesuai rencana dan mengamankan kemenangan.
Ia juga mengungkapkan, keberhasilan mereka meraih gelar juara pada turnamen tersebut tidak lepas dari dukungan dan bantuan sejumlah pemain senior China yang selama ini turut membimbing perjalanan karier mereka. "Kakak-kakak kami seperti Jia Yi Fan, Liu Sheng Shu, atau Tan Ning, sangat membantu di latihan, mereka terus mengajari kami. Kami selalu banyak belajar dari pengalaman dan pengajaran mereka," tutur Shen.
Sementara itu, Liao berharap ia dan Shen dapat terus mempertahankan semangat serta keyakinan untuk memberikan penampilan terbaik pada turnamen-turnamen berikutnya. Ia menyadari tantangan yang dihadapi akan semakin berat, sehingga keduanya ingin terus memantapkan mental dan menjaga tekad untuk menghadapi persaingan selanjutnya.


