Alexandra Bøje & Mathias Christiansen (Djarum Badminton)

Polytron Indonesia Open 2026 - Empat Pekan, Tiga Gelar Juara

Jakarta | Ganda campuran Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Bøje tampak kesulitan menerima apa yang telah mereka capai dalam empat pekan berturut-turut di Asia, terutama seusai mengakhiri Polytron Indonesia Open 2026 dengan pencapaian podium teratas. Pasangan peringkat ke-5 dunia itu memenangkan tiga gelar juara dan mencapai semifinal di salah satu dari empat turnamen yang mereka lalui.

Mathias Christiansen/Alexandra Bøje (Djarum Badminton)

Polytron Indonesia Open 2026 - Christiansen/Bøje Akhirnya Juara di Istora

Jakarta | Ganda campuran Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Bøje, keluar sebagai juara Polytron Indonesia Open 2026 setelah menaklukkan pasangan China, Cheng Xing/Zhang Chi, pada partai final yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/6). Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, pasangan unggulan kelima itu meraih kemenangan straight games 21-19, 23-21 dalam waktu 46 menit.

Mathias Christiansen/Alexandra Bøje (Djarum Badminton)

Polytron Indonesia Open 2026 - "Next Destination, Labuan Bajo!"

Jakarta | Ganda campuran Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Bøje, tengah menikmati performa terbaiknya musim ini. Pasangan peringkat ke-5 dunia tersebut berhasil mencapai empat final dari lima turnamen terakhir sejak menjuarai Orléans Masters 2026 pada Maret lalu. Konsistensi itu kembali mereka tunjukkan dengan menembus partai puncak Polytron Indonesia Open 2026.

Bernadine Anindita Wardana & Dejan Ferdinansyah (Djarum Badminton)

Polytron Indonesia Open 2026 - Dejan/Bernadine Ingin Melangkah Lebih Jauh

Jakarta | Berdasarkan hasil undian Polytron Indonesia Open 2026 yang dirilis oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada pekan ini, ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindita Wardana, akan menghadapi pasangan China peringkat ke-13 dunia, Cheng Xing/Zhang Chi, pada babak pertama. Dejan menilai, hasil undian turut memengaruhi peluang pasangan untuk melangkah jauh, mengingat mereka kerap menghadapi lawan-lawan tangguh sejak babak awal dalam beberapa turnamen terakhir.