Alwi Belajar dari Dua Turnamen Beruntun

Alwi Farhan (Djarum Badminton)
Alwi Farhan (Djarum Badminton)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, memetik pelajaran berharga pada awal musim kompetisi tahun ini, terutama dalam menjaga konsistensi performa di tengah padatnya agenda turnamen Tur Dunia BWF. Ia menjalani dua turnamen secara beruntun di Indonesia dan Thailand. Pola serupa kembali akan dilakukannya saat menjalani tur Eropa di Inggris dan Swiss.

Alwi menjuarai Indonesia Masters 2026 pada akhir Januari lalu, kemudian langsung terbang ke Bangkok, Thailand, guna mengikuti Thailand Masters 2026. Pemain peringkat ke-14 dunia itu mencapai babak empat besar, setelah kalah dari rekan senegaranya, Moh. Zaki Ubaidillah.

"Pertandingan back-to-back itu nggak gampang. Baru pertama juga merasakan main sampai (hari) Minggu, sehabis itu minggu depannya harus fight lagi mulai dari nol," tuturnya kepada wartawan pada pertengahan pekan lalu di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta.

"Suatu pelajaran berharga dan, ya, pengalaman yang belum pernah saya rasain, sih. Jadi itu menjadi bekal saya untuk turnamen back-to-back ke depannya. Kalau memang mau jadi yang terbaik, harus bisa lebih nahan," katanya.

Dalam waktu dekat, Alwi akan bertolak ke Eropa untuk berlaga pada All England 2026 yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, 3–9 Maret, kemudian dilanjutkan dengan Swiss Open 2026 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, 10–15 Maret. Alwi menyatakan, kali ini ia memiliki waktu persiapan yang cukup untuk menghadapi dua turnamen tersebut secara beruntun. "Sekarang persiapan yang cukup lumayan panjang, harus bisa memanfaatkan dan memaksimalkan persiapannya," ujarnya.

Khusus untuk All England 2026 yang berstatus turnamen level BWF World Tour Super 1000, Alwi menyebut ajang tersebut sebagai salah satu turnamen yang sejak lama telah masuk dalam daftar keinginannya untuk diikuti. "Saya sudah pernah (bertanding) turnamen Super 1000, rasanya mungkin sama saja. namun, main di Birmingham Arena adalah suatu mimpi yang sebentar lagi akan menjadi kenyataan," tuturnya.

"Pastinya senang, excited, ya, saya ingin mempersiapkan diri saya sebaik mungkin," Alwi, menambahkan.

Ia pun berharap mampu mencatatkan hasil-hasil positif pada turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut. "Targetnya bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dulu. Apa yang sudah dilatih, apa yang sudah dipersiapkan, yang pasti ingin dikeluarkan dulu," pungkasnya.