Australian Badminton Open 2026 - Selangkah Lagi, Ana/Trias

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (Humas PP PBSI)
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Sydney | Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, mengungkapkan rasa syukur setelah kembali menembus final Australian Badminton Open 2026, sekaligus mengulangi pencapaian mereka pada edisi tahun lalu. Keberhasilan mencapai final dalam dua tahun berturut-turut menjadi bukti konsistensi mereka di turnamen yang digelar di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia tersebut.

Meski demikian, Trias menegaskan perjuangan mereka belum selesai. Ia menilai, pencapaian kali ini belum berarti apa-apa jika dibandingkan dengan target utama yang ingin diraih, mengingat pada edisi 2025 mereka menuntaskan turnamen dengan status runner-up. Oleh karenanya, Ana/Trias bertekad memanfaatkan kesempatan yang ada untuk memperbaiki hasil dan memburu gelar juara pada partai puncak edisi 2026.

Ana/Trias, pasangan unggulan ketujuh, memastikan tempat di final setelah bangkit mengalahkan wakil Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, pada laga semifinal yang berlangsung Sabtu (13/6). Setelah kehilangan gim pertama, Ana/Trias membalikkan keadaan dan meraih kemenangan 15-21, 21-14, 21-10. "Alhamdulillah bisa menang dan ke final. Tadi di gim pertama permainan belum sesuai dengan yang direncanakan, tapi di gim kedua dan ketiga, kami bisa menerapkan permainan yang kami inginkan," kata Trias melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Pasti senang bisa kembali ke final di sini, tapi masih belum selesai, masih ada besok jadi kami harus lebih semangat dan all out," tegasnya.

Sementara itu, Ana menilai, Hsu/Lin telah melakukan persiapan yang lebih baik dibandingkan pertemuan sebelumnya. Menurut Ana, lawan sudah memahami pola permainan mereka dan mampu menerapkannya dengan efektif pada gim pertama, sehingga ia dan Trias terbawa ritme serta tempo permainan yang dikendalikan lawan. "Setelah itu kami bisa menemukan cara yang tepat untuk bangkit," tuturnya.

Di final, Minggu (14/6), Ana/Trias akan berhadapan dengan pemenang laga semifinal lainnya antara Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian asal China dan wakil Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. "Siapa pun lawannya pasti kami harus siap untuk besok, tapi kami berharap Rachel/Febi bisa menang untuk mengulang final tahun lalu untuk Indonesia," demikian Ana.