BAJC 2026 - Fardhan Joe Jaga Asa Indonesia

Fardhan Rainanda Joe (Humas PP PBSI)
Fardhan Rainanda Joe (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Yatsushiro | Tunggal putra Indonesia, Fardhan Rainanda Joe, memastikan tempat di semifinal Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2026 usai mengalahkan unggulan kedelapan asal Malaysia, Kong Wei Xiang, di babak delapan besar, Jumat (3/7). Bertanding di Yatsushiro City General Gymnasium, Yatsushiro, Jepang, Joe tampil gemilang untuk mengunci kemenangan straight games 21-19, 22-20 dalam waktu 40 menit.

Gim pertama berlangsung sengit sejak awal. Kedua pemain saling kejar poin hingga kedudukan imbang 5-5, tetapi Joe mulai mengambil alih kendali permainan dan memimpin 11-7 saat interval. Seusai jeda, Kong bangkit dengan merebut empat poin beruntun untuk memangkas ketertinggalan menjadi hanya satu angka. Namun, Joe dapat merespons dengan tiga poin berturut-turut sehingga kembali menjauh pada skor 17-13.

Meski demikian, Kong belum menyerah. Atlet negeri jiran itu kembali menyamakan kedudukan menjadi 17-17, bahkan berbalik unggul 18-17. Duel kemudian berlangsung ketat hingga skor imbang 19-19. Dalam momen krusial tersebut, Joe mampu menjaga ketenangannya untuk merebut dua poin terakhir dan memenangi gim pertama 21-19, setelah pengembalian Kong tersangkut di net.

"Tadi di gim pertama, sebelum pertandingan, pelatih berpesan untuk terus memegang kendali permainan dan berhasil sampai interval. Namun, setelah itu mulai kejar-kejaran dan lawan juga tidak mau kalah, di posisi itu pelatih mengarahkan saya agar bisa menerapkan pola balik serang dan bersyukur bisa menang," tanggap Joe kepada tim Humas dan Media PP PBSI.

Pada gim kedua, Kong tampil lebih agresif dan mendominasi jalannya pertandingan pada paruh pertama. Ia memimpin 11-7 saat interval, lalu memperlebar keunggulan menjadi 14-10 selepas jeda. Meski berada dalam tekanan, Joe tetap tenang dengan mengandalkan pertahanan rapat dan mampu meladeni reli-reli panjang yang dipaksakan lawannya.

Perlahan, Joe membalikkan momentum pertandingan. Ia merebut lima poin beruntun untuk memangkas selisih poin sebelum menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Sempat mengantongi match point yang digagalkan Kong hingga laga memasuki setting, tunggal putra asal Exist Badminton Club itu akhirnya memastikan kemenangan 22-20 pada kesempatan kedua, setelah smes Kong menghantam net.

"Di gim kedua sempat tertinggal jauh 13-18. Pelatih berpesan untuk terus fokus satu demi satu poin dulu. Di gim kedua tempo lawan cukup cepat dan saya tertinggal terus bola-bolanya, pelatih bilang bolanya harus dijemput terus dan beruntung saya bisa kembali ambil kendali," jelasnya.

Secara umum, Joe mengaku merasakan perbedaan tekanan antara nomor beregu dan perorangan. Menurutnya, pertandingan beregu menghadirkan beban yang lebih besar karena membawa nama tim, sedangkan di nomor perorangan ia merasa lebih lepas dan dapat menikmati setiap pertandingan.

Joe mengatakan motivasinya pada BAJC 2026 adalah meningkatkan raihan medali dibandingkan edisi sebelumnya. Kala itu, langkahnya terhenti di semifinal BAJC 2025 usai kalah dari rekan senegaranya, Moh. Zaki Ubaidillah. "Semoga tahun ini saya bisa menang dan juara untuk meneruskan estafet kemenangan tunggal putra Indonesia," harapnya.

"Tahun ini semua pemain punya peluang karena mereka bagus-bagus semua, yang terpenting jaga fokus dan mental dulu karena ini penting sekali untuk di babak berikutnya," demikian Joe.