"Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera apa pun," kata Halifia kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
Lebih lanjut atlet muda asal Kudus, Jawa Tengah itu, menilai bahwa pasangan Han/Seo tampil lebih siap sejak awal pertandingan dan mampu terus menekan sepanjang laga. Sedangkan, ia dan Selsi terpancing untuk mengikuti pola permainan lawan sehingga gagal mengembangkan permainan terbaik mereka.
Sementara itu, Selsi mengaku hasil tersebut belum sesuai dengan target yang mereka usung pada BAJC 2026. Meski kandas di delapan besar, ia menegaskan, mereka telah berjuang semaksimal mungkin hingga akhir pertandingan. "Namun, di gim terakhir kami tertekan dan bingung mau main bagaimana lagi," ungkapnya.
"Evaluasi kami ke depannya mainnya harus konsisten dan jaga fokusnya jangan sampai hilang-hilang," demikian Selsi.


