Sebanyak 20 atlet dibagi dua grup untuk saling berhadapan. Tim Garuda dimotori Fardhan Rainanda Joe, Jolin Angelia hingga Muhammad Rizki Mubarrok, sementara tim Rajawali diisi Radithya Bayu Wardhana, Mayla Cahya Afilian Pratiwi, serta Selsi Josika. Pertandingan berlangsung sengit tiga gim yang akhirnya dimenangkan tim Garuda dengan skor 55-36, 52-55, 55-54.
Manajer tim Eskar Denatara mengungkapkan, simulasi ini penting mengingat perubahan aturan main di beregu BAJC 2026 kembali terjadi. Dengan simulasi ini diharapkan pemain dan pelatih sudah terbiasa saat turun di pertandingan sesungguhnya nanti. "Tujuan simulasi ini yang pertama tentu membiasakan anak-anak bagaimana suasana pertandingan beregu ini yang juga bukan hal yang sering mereka hadapi. Keberadaan simulasi ini kami berikan agar mereka terbiasa dengan hawa pertandingan beregu," ujarnya melalui siaran pers Humas PP PBSI, Rabu (17/6).
"Yang kedua, menyesuaikan aturan yang berlaku, karena secara aturan juga lumayan banyak perubahan termasuk scoring. Sehingga anak-anak ini harus menyesuaikan dengan itu, siap dengan itu. Tapi bukan hanya untuk atlet, pelatih juga harus menyesuaikan karena ada ruang untuk melakukan substitusi di gim kedua dan juga gim ketiga sesuai dengan kebutuhan. Ini juga pelatih harus jeli bahwa di dalam pertandingan melihat komposisi kekuatan lawan, itu kami mengatur strategi biar lebih paripurna," Eskar, menjelaskan.
Aturan main nomor beregu BAJC 2026 memang kembali berubah. Walau tetap menganut sistem relay point tapi format skornya menjadi poin 55 x 3 sets. Dengan satu set terdiri dari lima pertandingan mencakup tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Satu pertandingan memainkan 11 poin sehingga total pengumpulan poin adalah 55 tanpa setting. Tim yang memenangkan dua set keluar sebagai pemenang. "Simulasi ini bagus untuk kami agar bisa mencoba situasi pertandingan termasuk skornya juga yang baru. Positif pastinya," ujar pemain tunggal putri Jolin Angelia.
"AJC adalah pertandingan yang bergengsi dan ini tahun terakhir saya bisa main di sini. Jadi saya harus siap dan mau menampilkan yang terbaik, semoga dapat hasil yang maksimal," tambah atlet muda asal Medan, Sumatra Utara ini.
Berikut daftar pemain Indonesia di BAJC 2026
Tim Putra
1. Fardhan Rainanda Joe (Beregu & Perorangan)
2. Radithya Bayu Wardhana (Beregu & Perorangan)
3. Joseph Marcellino Kyta (Beregu & Perorangan)
4. Joven Farandi (Beregu & Perorangan)
5. Raihan Daffa Edsel Pramono (Beregu & Perorangan)
6. Muhammad Rizki Mubarrok (Beregu & Perorangan)
7. Anju Siahaan (Beregu & Perorangan)
8. Faizal Pangestu (Beregu & Perorangan)
9. Muhammad Lutfhi Habibi (Beregu & Perorangan)
10. Moses Andar Simanjuntak (Beregu & Perorangan)
11. Maharishiel Timotius Gain (Perorangan)
12. Ghaisan Haidar Tsaqib (Perorangan)
13. Abdul Sabqi Azib (Perorangan)
Tim Putri
1. Jolin Angelia (Beregu & Perorangan)
2. Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Beregu & Perorangan)
3. Raisya Affatunisa (Beregu & Perorangan)
4. Selsi Josika (Beregu & Perorangan)
5. Halifia Usni Pratiwi (Beregu & Perorangan)
6. Aurelia Syakira Putri (Beregu & Perorangan)
7. Atresia Naufa Candani (Beregu & Perorangan)
8. Adelia Nirul M (Beregu & Perorangan)
9. Yasintha Ristyna Putri (Beregu & Perorangan)
10. Reya Azzahra Yulianti (Beregu & Perorangan)
11. Christabel Calista Purwanto (Perorangan)
12. Dian Ramadhani Mukti (Perorangan)
13. Fiersha Aulia Aqilla Shafa Azzahra (Perorangan)


