"Untuk beregu putra hasil ini tentunya tidak sesuai target, karena target kami adalah mereka bisa mencapai babak final," ungkapnya melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Minggu (8/2) siang di Jakarta.
"Penampilan beberapa pemain belum sesuai harapan, tentunya ini akan menjadi evaluasi untuk mendongkrak performa beregu putra jelang Piala Thomas," tambah pria yang karib disapa Didi ini.
Pada kesempatan tersebut, ia tetap memberikan apresiasi terhadap daya juang serta penampilan para pemain muda di sektor tunggal putra, yang dinilainya cukup baik. Moh. Zaki Ubaidillah, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Richie Duta Richardo, menurutnya, kian menunjukkan kematangan dalam bertanding.
Perjuangan tim putra Indonesia terhenti di semifinal, Sabtu (7/2), setelah kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3. Ubed, sapaan bagi Moh. Zaki Ubaidillah, menang dalam laga pembuka melawan Kenta Nishimoto melalu dua gim langsung 22-20, 21-16. Di partai kedua, ganda pertama Leo Rolly Carnando/Muhammad Rian Ardianto kalah dari Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi. Bagas juga gagal meraih kemenangan pada partai ketiga, setelah kalah dari Yushi Tanaka.
Begitu pun dengan ganda kedua, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang kalah dari Takumi Nomura/Yuichi Shimogami. "Saya tetap berterima kasih atas pencapaian medali perunggu yang diraih beregu putra dan beregu putri. Semoga medali ini semakin menambah motivasi dan kepercayaan diri para pemain untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi," demikian Didi.


