BWF Rilis Kalender Tur Dunia 2027-2028

BWF (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
BWF (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi merilis kalender Tur Dunia BWF untuk musim kompetisi 2027 dan 2028. Rangkaian kompetisi tersebut mencakup 35 turnamen internasional, mulai dari level Super 1000 hingga Super 100, termasuk turnamen penutup musim, BWF World Tour Finals. Seperti musim-musim sebelumnya, kalender berlangsung sepanjang tahun dengan jadwal yang dimulai pada Januari dan berakhir pada Desember.

Pada level tertinggi, kalender Tur Dunia BWF 2027 dan 2028 menghadirkan lima turnamen Super 1000 yang tersebar di Asia dan Eropa. Setiap turnamen akan berlangsung selama 11 hari, mencakup dua akhir pekan, sebagai bagian dari upaya BWF meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan jangkauan kompetisi.

Turnamen Super 1000 akan menggunakan format baru dengan undian nomor tunggal berisi 48 pemain yang diawali babak penyisihan grup sebelum memasuki fase gugur. Sementara itu, nomor ganda diikuti 32 pasangan dengan sistem gugur. Seluruh 1.095 pertandingan dari lima turnamen Super 1000 tersebut juga akan disiarkan secara global.

Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul mengatakan kalender Tur Dunia BWF 2027-2028 mencerminkan komitmen BWF dalam menciptakan ekosistem kompetisi yang lebih baik bagi para pemain, sekaligus mendukung pengembangan bulu tangkis secara berkelanjutan. "Para pemain merupakan inti dari setiap langkah yang kami ambil. Sebagai duta global sekaligus ikon olahraga ini, mereka berhak mendapatkan lingkungan yang mendukung untuk tampil maksimal, menjalani pemulihan dengan baik, serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan para penggemar di seluruh dunia," ujar Leeswadtrakul, dikutip dari laman BWF, Selasa (30/6).

Lebih lanjut Leeswadtrakul menyatakan, penyempurnaan dalam kalender Tur Dunia BWF 2027-2028, termasuk penambahan durasi kompetisi pada sejumlah turnamen, merupakan langkah yang dirancang untuk meningkatkan kondisi pertandingan bagi para atlet.

Menurutnya, perubahan tersebut akan menciptakan jadwal yang lebih seimbang dan memberikan waktu pemulihan yang lebih memadai antarlaga. Dengan demikian, para atlet diharapkan dapat tampil optimal dalam setiap turnamen, sekaligus memiliki peluang untuk mempertahankan karier yang lebih panjang dan sukses di level tinggi.

"Pada saat yang sama, kami kini memiliki rangkaian turnamen berkualitas tinggi yang lebih seimbang secara global dengan skala yang belum pernah ada sebelumnya. Dengan semakin banyak pertandingan yang disiarkan ke berbagai pasar di dunia, para pemain akan memiliki peluang yang lebih besar, sekaligus memperluas jangkauan dan memperkuat dampak global bulu tangkis," Leeswadtrakul, menjelaskan.

Seluruh turnamen dalam kalender Tur Dunia 2027–2028 akan menggunakan sistem skor baru 3x15, yang mulai diberlakukan pada 4 Januari 2027. Penerapan format tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang BWF untuk memodernisasi sistem pertandingan sekaligus meningkatkan daya tarik dan kualitas penyajian bulu tangkis di tingkat global.

Sementara itu, Jakarta kembali menjadi tuan rumah dua turnamen dalam kalender Tur Dunia BWF 2027–2028, yaitu Indonesia Masters dan Indonesia Open. Indonesia Masters dijadwalkan berlangsung selama enam hari, sedangkan Indonesia Open, yang berstatus Super 1000, akan digelar selama 11 hari.

BWF juga menetapkan periode kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028 berlangsung pada 3 Mei 2027 hingga 30 April 2028. Sementara itu, jadwal dan kota tuan rumah untuk BWF Sudirman Cup Finals 2027, BWF World Championships 2027, serta BWF Thomas & Uber Cup Finals 2028, akan diumumkan secara terpisah.

Selain itu, BWF membuka kemungkinan penambahan turnamen level Super 100 ke dalam kalender 2027–2028. Informasi mengenai ajang tambahan tersebut akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.