Bagi Okimoto maupun Gunji, keberhasilan tersebut sekaligus menjadi gelar juara perdana mereka di level BWF World Tour Super 300. Okimoto, yang kini menempati peringkat ke-29 dunia dan dua pekan lalu menembus semifinal US Open 2026, memastikan gelar juara usai mengalahkan rekan senegaranya, Riki Takei, dengan skor 21-13, 21-13 dalam durasi 43 menit.
Perjalanan Okimoto menuju podium juara juga diwarnai hasil impresif. Pada semifinal, ia membuat kejutan dengan menyingkirkan pemain tuan rumah yang juga unggulan pertama, Victor Lai. Di sisi lain, Takei melaju ke final setelah menaklukkan wakil Malaysia, Lee Zii Jia, sehingga partai puncak nomor tunggal putra sepenuhnya menjadi milik wakil "Negeri Sakura" tersebut.
"Ini merupakan final Tur Dunia ketiga saya setelah mengikuti begitu banyak turnamen. Sebelumnya saya belum pernah berhasil meraih gelar juara Tur Dunia," ujar Okimoto, seperti dikutip dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Okimoto mengaku sangat gembira akhirnya dapat meraih gelar juara Tur Dunia perdananya. Namun, ia menegaskan tidak ingin cepat berpuas diri dan bertekad terus meningkatkan performa demi menambah koleksi gelar pada turnamen-turnamen berikutnya. "Turnamen berikutnya adalah Japan Open. Saya ingin menjaga kondisi fisik dengan baik dan mempersiapkan diri untuk turnamen tersebut," ungkapnya.
Di nomor tunggal putri, Gunji, yang menempati peringkat ke-21 dunia, sebelumnya menciptakan kejutan dengan menyingkirkan pemain unggulan sekaligus andalan tuan rumah, Michelle Li, di semifinal. Ia menuntaskan penampilannya di Kanada dengan mengalahkan juara US Open 2026 asal Denmark, Line Christophersen, melalui pertarungan tiga gim 21-15, 15-21, 21-6. "Saya belum pernah memenangkan turnamen Super 300 sebelumnya, jadi saya sangat senang," tanggapnya.
"Saya ingin memanfaatkan kepercayaan diri ini di Japan Open dan berusaha sebaik mungkin untuk melampaui hasil tahun lalu," Gunji, menambahkan.
Sementara itu, ganda putra anyar Jepang, Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita, melanjutkan tren positif dengan meraih gelar juara kedua secara berturut-turut dalam dua pekan terakhir. Setelah menjuarai US Open 2026, pasangan yang baru dipasangkan sejak Swiss Open 2026 pada Maret lalu itu kembali naik podium tertinggi di Kanada.
Performa Okamura/Yamashita terus menunjukkan perkembangan pesat. Dari lima turnamen yang telah mereka ikuti, keduanya sukses menembus tiga partai puncak dan mengoleksi dua gelar juara secara beruntun. "Ini adalah langkah besar bagi kami sebagai pasangan, dan hal ini meningkatkan kepercayaan diri kami. Kemenangan ini sangat berarti bagi kami," tanggap Okamura
Di sektor ganda putri, pasangan peringkat ke-25 dunia, Hinata Suzuki/Nao Yamakita, menang atas rekan senegara mereka, Kaho Osawa/Mai Tanabe, dalam dua gim langsung 21-15, 21-16. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi gelar juara perdana bagi Suzuki/Yamakita pada musim kompetisi 2026.
Di nomor ganda putra, Akira Koga/Natsu Saito, yang baru dipasangkan pada awal musim ini, sukses merebut gelar juara pertama mereka dengan menundukkan pasangan Taiwan, Liu Kuang Heng/Hsu Yin-Hui, lewat tiga gim 21-17, 17-21, 21-17. "Pada pertandingan sebelumnya, kami tidak mampu mengatasi tantangan lawan dan kalah dengan selisih skor yang jauh. Jadi, keberhasilan kami tampil baik di pertandingan ini telah meningkatkan kepercayaan diri kami secara signifikan," kata Saito.


