German Open 2026 - Perjuangan Tiwi/Fadia Terhenti di Empat Besar

Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Humas PP PBSI)
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Mülheim | Perjuangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, pada turnamen bulu tangkis German Open 2026 terhenti di semifinal, Sabtu (28/2). Mereka kalah rubber game 18-21, 21-8, 21-19 dari pasangan China, Li Yi Jing/Wang Yi Duo, dalam pertandingan yang digelar di Westenergie Sporthalle, Mülheim, Jerman.

Laga perdana bagi kedua pasangan ini berlangsung ketat sejak awal, dengan selisih angka tak pernah lebih dari tiga poin di hampir sepanjang paruh pertama gim pembuka. Tiwi/Fadia unggul tipis 11-10 saat interval gim pertama dalam durasi 11 menit.

Selepas interval, Li/Wang dapat menyamakan kedudukan menjadi 11-11. Setelah itu, kedua pasangan terlibat aksi saling kejar-mengejar poin dan skor imbang kembali terjadi beberapa kali hingga menjelang pengujung gim pertama. Pada kedudukan 18-18, Li/Wang mampu tampil lebih tenang dengan merebut dua poin beruntun dan mengantongi dua game point, lalu mengunci kemenangan gim pertama dengan skor 21-18 dalam tempo 28 menit.

Pada gim kedua, meski harus terlibat dalam sejumlah reli panjang, Tiwi/Fadia mampu menjaga kendali permainan dan tampil dominan dengan membukukan enam poin beruntun. Dominasi ganda putri "Merah Putih" itu pada paruh pertama gim kedua membawa mereka melesat unggul 11-1 saat interval dalam tempo 11 menit. Selepas jeda, Tiwi/Fadia bahkan memperlebar jarak untuk kali pertama dengan keunggulan dua digit pada kedudukan 12-2.

Meski tertinggal cukup jauh dalam perolehan poin, Li/Wang tak mengendurkan tekanan dan terus berupaya mengejar ketertinggalan. Namun, Tiwi/Fadia tetap konsisten mempertahankan ritme permainan hingga pengujung gim. Mereka memiliki total 12 game point kemudian menutup gim kedua dengan kemenangan 21-8 dalam durasi 22 menit.

Pada awal gim penentuan, kedua pasangan langsung terlibat duel ketat dengan selisih angka yang tak pernah lebih dari satu poin. Tiwi/Fadia kemudian mampu memecah kebuntuan usai memenangi reli panjang 113 pukulan untuk berbalik unggul 7-5. Momentum tersebut mampu mereka jaga hingga interval gim ketiga dengan keunggulan 11-9.

Pertarungan sengit kembali tersaji selepas interval ketika Li/Wang mampu menyamakan kedudukan 12-12. Duel kian memanas dengan skor imbang yang terus terjadi menjelang akhir gim ketiga, masing-masing pada angka 13-13, 14-14, 15-15, 16-16, dan 17-17.

Memasuki fase krusial, Li/Wang tampil lebih tenang dalam memanfaatkan peluang. Satu game point mereka raih setelah kok dari pengembalian Tiwi jatuh di luar lapangan. Berikutnya, smes Wang yang gagal diantisipasi Tiwi memastikan kemenangan 21-19, sekaligus mengantarkan Li/Wang melaju ke partai puncak.