Melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Nita menyatakan, mereka dapat langsung menerapkan pola permainan yang telah disiapkan sejak awal pertandingan. Menurutnya, Sönmez/Bektaş memiliki pertahanan yang cukup kuat sehingga mereka perlu melancarkan serangan beberapa kali untuk mendapatkan poin. "Di gim pertama kondisinya kalah angin jadi tadi coba tahan dulu polanya sehingga mereka kebingungan sendiri," katanya.
"Di gim kedua kondisi sudah lebih enak karena kami menang angin," Nita, menambahkan.
Sementara itu, Amri menilai waktu sekitar tiga hari sebelum pertandingan perdana cukup bagi mereka untuk mematangkan persiapan. Dalam periode tersebut, lanjutnya, mereka tidak hanya menjalani pemulihan kondisi, tetapi juga melakukan penyesuaian sekaligus mengembalikan fokus sebelum bertanding.
Selain itu, Amri menyadari kesempatan tampil di Kejuaraan Dunia merupakan pengalaman istimewa bagi mereka karena tidak semua pebulu tangkis mendapat kesempatan serupa. Oleh karena itu, ia dan Nita bertekad memanfaatkan peluang tersebut sebaik mungkin dengan memberikan penampilan maksimal di setiap pertandingan. "Mudah-mudahan hasilnya maksimal. Mudah-mudahan bisa bawa medali, itu target kami," pungkasnya.
Di babak 16 besar, Amri/Nita bertemu dengan pasangan asal Taiwan, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan.


