Melalui laman resminya pada Rabu (29/7), BAM juga mengungkapkan telah mengajukan permohonan kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) untuk memberikan perlindungan terhadap peringkat dunia Toh Ee Wei selama menjalani masa pemulihan. BAM turut mendoakan agar proses rehabilitasi Toh berjalan lancar dan berharap pasangan itu dapat kembali berlaga setelah pulih sepenuhnya.
Chen/Toh sebelumnya mencatatkan sejarah bagi bulu tangkis Malaysia dengan menjadi pasangan campuran pertama negeri jiran yang merebut gelar juara dunia pada edisi 2025 di Paris. Namun, perjalanan mereka musim ini terganggu setelah Toh mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) pada lutut kiri saat tampil di babak perempat final Singapore Badminton Open 2026, Mei lalu. Toh, yang bersama Chen tercatat sebagai pasangan peringkat ke-7 dunia, kemudian menjalani operasi dan kini masih menjalani proses rehabilitasi.
Sementara itu, menurut laporan BWF, absennya Chen/Toh tidak mengurangi jumlah wakil Malaysia di sektor ganda campuran pada kejuaraan dunia pada tahun ini. BWF menyatakan, pasangan Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien yang berada di daftar cadangan berhak menggantikan mereka dan akan bergabung dengan pasangan senior, Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie, dalam undian pertandingan.
Di sektor ganda campuran, Chen/Toh bukan satu-satunya pasangan yang memutuskan mundur dari kejuaraan dunia. Sebelumnya, pasangan Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, serta wakil Aljazair, Koceila Mammeri/Tanina Violette Mammeri, juga menarik diri dari kejuaraan yang digelar di New Delhi, India 17-23 Agustus tersebut.
Mundurnya sejumlah pasangan membuka peluang bagi pasangan China, Chen Xing/Zhang Chi, serta wakil Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, untuk masuk ke daftar peserta utama BWF World Championships 2026 melalui daftar cadangan.


