"Alhamdulillah tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Hari ini memang tidak mudah, kami sudah menyiapkan beberapa pola dan sudah coba menerapkannya tadi," katanya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Tapi mereka sudah begitu siap dan alot sekali, ditambah kami pun kurang sabar dan akhirnya melakukan kesalahan," Ana, menambahkan.
Trias menilai kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi mereka, terutama dalam menghadapi pasangan dengan pola permainan seperti Baek/Lee. Menurutnya, Ana/Trias perlu meningkatkan daya tahan, menjaga konsistensi, serta bermain lebih sabar agar mampu menghadapi tekanan dan reli panjang dari lawan.
Di sisi lain, Ana mengakui mereka masih belum puas dengan penampilan sepanjang kejuaraan bergengsi tersebut, terutama pada laga perempat final melawan wakil Korea Selatan. Meski demikian, ia melihat ada sejumlah peningkatan dalam permainan mereka yang menjadi catatan positif dan ingin terus dipertahankan pada turnamen-turnamen berikutnya.
Ana/Trias mengawali perjuangan pada BWF World Championships 2026 dengan kemenangan atas pasangan Turki, Yasemen Bektaş/Sinem Yildiz, pada babak 32 besar dengan skor 21-12, 21-14 dalam tempo 33 menit. Di babak berikutnya, mereka menyingkirkan pasangan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, melalui rubber tiga gim 20-22, 21-18, 21-12.


