Masuknya Thalita ke dalam skuad Indonesia menjadi kesempatan besar bagi pebulu tangkis muda tersebut untuk menguji kemampuannya di level tinggi. Lahir di Surabaya pada 21 September 2007, Thalita bergabung dengan pelatnas pada 2025 setelah memperkuat PB Jaya Raya Jakarta.
Menurut laporan Antara, peluang tampil di Kejuaraan Dunia 2026 datang seiring meningkatnya jam terbang Thalita di level senior. Salah satu pencapaian terbaiknya pada musim kompetisi tahun ini terjadi pada Thailand Open 2026, ketika ia berhasil menembus babak utama setelah mengalahkan wakil Myanmar, Thet Htar Thuzar, dan pemain Taiwan, Chen Su Yu, pada fase kualifikasi.
Perjalanan Thalita di "Negeri Gajah Putih" itu terhenti di babak 16 besar. Meski demikian, ia mampu menunjukkan daya saing dengan memberikan perlawanan sengit kepada tunggal putri andalan tuan rumah, Ratchanok Intanon, melalui rubber game 16-21, 21-19, 15-21.
Thalita juga tampil di babak utama Malaysia Masters 2026 setelah lolos babak kualifikasi. Namun, langkahnya terhenti di babak pertama usai dikalahkan wakil India, Ashmita Chaliha. Thalita kembali mendapat kesempatan tampil di level BWF World Tour Super 300, yaitu pada Macau Open 2026. Namun, ia mengakhiri langkahnya lebih awal di babak awal.
Sementara itu, Gregoria mengajukan pengunduran diri dari pelatnas PBSI pada pertengahan Mei lalu. Induk organisasi olahraga pukul bulu itu menyatakan, keputusan tersebut dilatarbelakangi kondisi kesehatan Gregoria yang masih menjalani proses pemulihan akibat gangguan vertigo yang dialaminya dalam beberapa waktu terakhir.


