"Sebelumnya, Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan tanpa cedera. Tadi saat gim pertama dan kedua kami sempat unggul jauh tapi setelah itu bukan makin kami tekan pola permainannya tapi malah seperti mengendurkan," ujar Lanny melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Terlalu banyak main bertahan, lalu ketika mereka ambil kontrol serangannya kami panik jadi banyak melakukan kesalahan," tambahnya.
Sementara itu, Apri menyatakan, mereka berupaya tampil lebih agresif pada gim ketiga. Selain itu, keduanya terus saling mengingatkan untuk menjaga konsistensi permainan agar bisa meraih poin demi poin sepanjang pertandingan. "Kami harus terus konsisten dengan pola yang kami mainkan. Dengan kondisi lapangan di sini yang ada menang dan kalah anginnya, jadi harus tahu bagaimana kebutuhan dapat poinnya," kata peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Apri juga memuji penampilan Hira/Jani, yang menurutnya mampu menunjukkan performa yang baik pada pekan lalu saat mereka menembus babak delapan besar Thailand Masters 2026. "Terlihat sekali progres mereka. Pola permainannya semakin terbentuk," ungkapnya.
Lanny juga mengatakan, belajar dari pengalaman di Thailand Open 2026 pekan lalu, ketika sempat unggul jauh pada gim ketiga, tetapi akhirnya tersusul dan kalah. Karena itu, pada pertandingan kali ini mereka berusaha tetap tenang dan terus mencari poin meski dalam situasi tertekan. "Memang disayangkan ketika harus ketemu teman sendiri di babak pertama, apalagi di sini kami hanya dua pasangan," pungkasnya.


