"Pertama-tama tetap mengucap syukur, ya, Alhamdulillah bermain dengan lancar dan tanpa cedera," kata Rian melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Lebih lanjut Rian menyatakan, pertandingan yang dijalani mereka tidak berlangsung mudah karena Hoki/Kobayashi merupakan pasangan berkualitas yang sudah lama bermain bersama, sehingga memiliki kekompakan dan dan pemahaman permainan yang sangat baik di lapangan. "Jadi tadi sebenarnya memang kuncinya harus pegang di bola depan, servis dan pembukaannya. Juga tidak boleh gampang mati sendiri," tuturnya.
Sementara itu, Rahmat mengatakan bahwa ia dan Rian telah berupaya tampil semaksimal mungkin dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, selain harus siap dengan pola permainan lawan, mereka juga dituntut cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan, arah angin, dan laju kok, meski hasil akhirnya belum memuaskan. "Hasil-hasil pertandingan kami kurang baik, tapi bukan jadi halangan buat kami ke depannya," ujarnya..
"Pasti mau coba lebih baik, nanti kami coba lagi di Indonesia Open. Semoga hasilnya lebih memuaskan dari ini," Rahmat, menambahkan.
Rian menambahkan,pencapaian terbaik mereka dalam dalam beberapa turnamen terakhir terjadi di All England Open 2026 setelah mencapai perempat final, sementara pada turnamen-turnamen lainnya mereka lebih banyak terhenti di babak pertama. "Kami perlu banyak evaluasi, tambah lagi ekstra latihannya untuk mengejar level yang diharapkan," pungkasnya.


