"Alhamdulillah bisa diberikan kemenangan, kelancaran. Bukan laga yang mudah, mereka banyak melakukan psy war," ungkap Sabar kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai laga berdurasi 68 menit tersebut.
"Dan di gim kedua mereka juga mengubah permainan, mengubah pola. Kami tadi coba untuk antisipasi, tapi di akhir-akhir kecolongan lalu berakhir rubber game," tambah pemain kelahiran Sumedang, Jawa Barat itu.
Sabar juga menyatakan, di gim penentu, mereka berupaya menjaga fokus dan tempo permainan secara konsisten, yang berujung pada kemenangan. "Pasangan Korea punya defense yang bagus, mereka bisa kontrol. Terus serangannya juga bagus yang beberapa kali sempat membuat kami kewalahan," tuturnya.
Sementara itu, Reza mengungkapkan, di gim ketiga mereka mencoba menekan permainan lawan sesuai instruksi pelatih Hendra Setiawan, dengan lebih dahulu menurunkan tempo dan mengendalikan reli. "Jangan kalah cepat set serangan, karena mereka juga dari segi serangan cukup bagus, cukup menekan," katanya.
Di perempat final, Jumat (9/1), Sabar/Reza akan menantang pasangan andalan tuan rumah yang juga unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. "Sekarang fokus dulu recovery karena cukup ketat hari ini pertandingannya. Nanti baru diskusi dengan pelatih seperti apa strategi untuk besok," kata Sabar.
"Besok bertemu Aaron/Soh, mempersiapkannya dengan kondisi juga. Tidak akan mudah karena juga main di negaranya mereka. Jadi, ya, kita besok fokus dan kami pengin memberikan hasil yang terbaik," demikian Reza.


