Polytron Pontianak IC 2026 - Revand/Akmal Singkirkan Joven/Joseph

Revand Harianto/Akmal Nurrahman (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Revand Harianto/Akmal Nurrahman (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Internasional ‐ Created by EL

Pontianak | Revand Harianto/Akmal Nurrahman memenangi duel sesama ganda putra Indonesia atas Joven Farandi/Joseph Marcellino Kyta pada babak 32 besar Polytron Pontianak International Challenge (IC) 2026, Rabu (26/8) pagi. Bertanding di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Revand/Akmal mengamankan kemenangan dua gim langsung 21-14, 21-18 dalam tempo 28 menit.

Revand mensyukuri kemenangan tersebut sekaligus kondisi mereka yang tetap bugar tanpa mengalami cedera. Ia menilai permainan pada gim pertama berjalan sesuai dengan rencana karena mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan memanfaatkan pola permainan yang telah disiapkan.

Kendali permainan itu membantu Revand/Akmal mengamankan gim pembuka dengan cukup meyakinkan. Mereka kemudian mampu menjaga momentum pada gim kedua untuk menutup pertandingan dalam dua gim langsung sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar. "Di set kedua tadi, sempat sudah unggul tapi malah berbalik ketinggalan. Tapi kita bisa ngejar lagi dan berhasil menang," jelas Akmal kepada wartawan.

"Tapi memang masih harus banyak yang diperbaiki untuk pertandingan selanjutnya, karena kita masih banyak error-nya," tambahnya.

Akmal menilai, tantangan sudah terasa sejak sebelum pertandingan dimulai karena mereka harus menghadapi pasangan pelatnas. Namun, mereka mampu menjaga kekompakan dan menunjukkan kegigihan untuk mengatasi tekanan tersebut hingga akhirnya memastikan tiket ke babak 16 besar. "Alhamdulillah banget, terus kita berdua lagi magang di pelatnas. Dan hasil ini menjadi nilai tambahan buat kita," jelasnya.

Di babak 16 besar, Revand/Akmal akan menghadapi pasangan senegara yang lebih senior, Alfredo Mesdila/Reza Dwicahya Purnama. Menatap laga tersebut, Revand menilai pemulihan kondisi menjadi hal penting sehingga mereka akan menjaga waktu istirahat dan asupan vitamin untuk mempersiapkan diri menghadapi lawan yang diperkirakan lebih berat.

"Banyak hal yang mesti kita pelajari lagi dari lawan. Lawan kita usianya di atas kita dan mereka pasti memiliki banyak pengalaman. Jadi kita harus siap capek, setiap bola harus kita ladeni," demikian Akmal.