Final turnamen berlevel International Challenge tersebut menjadi penampilan kedua Richie di partai puncak sepanjang musim 2026. Pemain peringkat ke-81 dunia itu telah meraih gelar juara Vietnam International Challenge 2026, akhir Maret lalu. "Pastinya senang bisa kembali ke final," tanggapnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Pertandingan tadi di awal sempat ramai, tapi selepas interval saya sudah lebih tahu harus bermain seperti apa, dapat arahan dari pelatih juga. Saya mencoba lebih sabar dan tidak mati-mati sendiri," Richie, menambahkan.
Lebih lanjut, Richie mengakui tekanan tetap terasa saat tampil di semifinal. Namun, ia berusaha mengelola tekanan tersebut dengan lebih fokus mengontrol diri agar dapat tampil maksimal dan mengeluarkan seluruh kemampuan di lapangan.
Di final, Minggu (30/8), Richie akan berhadapan dengan pemenang laga semifinal lainnya antara wakil tuan rumah Chico Aura Dwi Wardoyo dan Ginpaul Sonna asal India. "Di final mau menunjukkan performa yang lebih baik lagi, lebih konsisten lagi. Siapa pun lawannya saya tidak terlalu memikirkan, yang penting diri saya fokus dan siap," pungkasnya.


