Secara umum, Trias menilai mereka gagal menampilkan permainan terbaik pada laga semifinal turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut. Ia mengakui, Bao/Li tampil lebih baik sepanjang pertandingan yang berlangsung selama 68 menit. "Tadi lawan bermain rapi dan tidak banyak mati sendiri," katanya kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
"Untuk evaluasi, kami harus bermain lebih berani lagi ke depannya," Trias, menambahkan.
Hal hampir serupa juga diungkapkan Ana, yang menyebut bahwa pada gim penentuan mereka berupaya tampil lebih berani. Namun, kesalahan sendiri menjadi salah satu faktor yang membuat mereka harus mengakui keunggulan pasangan asal Negeri Tirai Bambu tersebut.
Pencapaian semifinal yang diraih Ana/Trias pada Thailand Masters 2026 menjadi hasil terbaik mereka dalam tiga turnamen yang diikuti pada awal musim kompetisi tahun ini. Pada turnamen pembuka kompetisi 2026, mereka menembus perempat final, tetapi langkah mereka terhenti oleh pasangan Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee.
Sementara itu, sepekan lalu saat tampil pada Indonesia Masters 2026 di hadapan publik Tanah Air di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Ana/Trias hanya mampu melangkah hingga babak kedua. Mereka dipaksa mengakui keunggulan pasangan Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi.


