"Pertandingan hari ini cukup kebingungan di gim pertama lalu bisa main lebih rileks lagi, lebih enjoy, dan lebih fokus di gim kedua," kata Hira melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Lebih lanjut Hira menyatakan, gim ketiga berlangsung ketat dengan skor yang terus saling kejar-mengejar. Namun, ia mengakui, Iwanaga/Nakanishi tampil lebih tenang dalam memanfaatkan poin-poin krusial di akhir pertandingan. "Hari ini kami belajar bagaimana mereka mengatasi tekanan di lapangan," katanya.
Sementara itu, Jani mengaku tidak menyangka Iwanaga/Nakanishi yang sudah berada di jajaran 10 besar dunia dan terbiasa tampil di level atas, masih terlihat tegang dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, Iwanaga/Nakanishi juga cukup banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama pada gim kedua, sehingga mereka mampu memanfaatkan situasi itu untuk meraih poin. "Tapi kami juga tidak bisa ambil kesempatan di gim ketiga, jadi mereka bisa pegang kontrolnya di akhir-akhir," tuturnya.
Jani juga menyatakan, mereka ingin terus belajar dari hasil pertandingan pada turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 500 ini, serta berharap dapat meraih hasil yang lebih baik pada Malaysia Masters 2026 pada pekan depan. "Alhamdulillah bisa sampai di perempat final karena dari babak pertama lawannya juga tidak mudah, hasil yang harus kami syukuri," pungkasnya.


